Pemulung Panen Cuan Gegara Sampah di Klaten Menggunung Usai Lebaran

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 13 Mei 2022 12:59 WIB
TPA Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten, Jumat (13/5/2022)
TPA Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Produksi sampah di Kabupaten Klaten melonjak selama libur lebaran. Para pemulung di tempat penampungan akhir (TPA) sampah pun kebagian rezeki karena pendapatan naik.

Pantauan detikJateng di TPA Troketon, Kecamatan Pedan, siang ini, tidak ada penumpukan sampah yang melebihi kapasitas. Sampah-sampah itu diturunkan mobil pikap maupun truk di sisi timur TPA.

Sampah organik berupa daun ditampung di lokasi pengolahan. Tiga alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi sampah agar bisa diisi lagi ketika mobil datang.


Penanganan sampah di TPA Troketon dilakukan dengan menata sampah untuk ditimbun tanah. Di sisi barat lokasi tampak gundukan tanah berisi sampah yang sudah ditimbun. Panen sampah saat lebaran itu pun menjadi berkah bagi para pemulung, salah satunya Nur (20).

"Ya lumayan tambah penghasilan karena sampah tambah banyak setelah lebaran," ucap Nur di TPA Troketon, Kecamatan Pedan, kepada detikJateng, Jumat (13/5/2022).

Nur mengatakan di hari biasa paling mendapat 20 kilogram sampah plastik dan kertas. Tapi setelah lebaran, dirinya bisa mendulang 40 kilogram sampah plastik dan kertas sehari.

"Ya ada yang dapat 40 kilogram. Tapi plastik botol harganya tetap Rp 1.000 per kilogram dan plastik lainnya tidak laku," imbuh Nur.

Pencari barang bekas lainnya, Edi, mengatakan setelah Lebaran sampah tambah banyak. Namun, menurutnya hal itu berlangsung hanya beberapa hari.

"Ya banyak tapi beberapa hari terus habis. Paling ya 40 kilogram setelah itu biasa lagi, mudik selesai biasa lagi," kata Edi kepada detikJateng.

Terpisah, Kabid Persampahan DPUPR Pemkab Klaten, Himawan Pamungkas menjelaskan ada peningkatan produksi sampah. Dia menyebut peningkatan volume sampah itu terjadi saat arus mudik sampai H+3 Lebaran.

"Ada sekitar 30 persen peningkatan volume pada saat arus mudik sampai H+3. Kalau kondisi normal di Klaten volume tertangani rata-rata 95 ton per hari dan naik menjadi 125 ton," jelas Himawan kepada detikJateng.



Simak Video "Baliho Raksasa Ajak Nikah Mbak Maya Nangkring di Klaten"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/dil)