309 Bidang Tanah Kas Desa di Magelang Terkena Proyek Tol Jogja-Bawen

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 23 Mar 2022 20:24 WIB
Patok yang dipasang di lahan calon jalur tol Jogja-Bawen yang melintas di Magelang.
Patok yang dipasang di lahan calon jalur tol Jogja-Bawen yang melintas di Magelang. (Foto: Eko Susanto/detikJateng).
Kabupaten Magelang -

Jalan Tol Jogja-Bawen akan melintasi 44 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Magelang. Di 37 desa di Magelang, jalan tol itu akan melintasi tanah kas desa (TKD) dan beberapa kantor desa.

Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Adang Atfan Ludhantono mengatakan, dari 44 desa yang dilintasi tol tersebut, hanya 8 desa yang tidak terkena tanah kas desanya.

"Yang lain ada TKD-TKD yang terkena di tiap desa itu. Kemarin sampai Permades itu harus disampaikan karena pelepasannya sampai gubernur. Kalau TKD paling banyak bengkok. Bangunan balai desa yang kena, sepemahaman saya di Plosogede (Ngluwar), Karangkajen (Secang), Glagahombo (Tegalrejo)," kata Adang di kantornya, Rabu (23/3/2022).

Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Djoko Susilo mengatakan, ada 37 desa yang tanah kas desanya terkena jalan tol. Kebanyakan dari lahan tersebut merupakan tanah kas desa yang akan ditindaklanjuti dengan mekanisme berdasarkan Permendagri No 1 Tahun 2016.

"37 desa, bidangnya ada 309 bidang. Luas total sementara 1.114.583 meter," kata Djoko.


"Tukar menukar (tanah kas desa) itu luasannya ada ketentuan. Bisa lebih luas tapi senilai karena ada appraisal yang menentukan nilainya. Bisa jadi tanah akan ditukar dengan yang tingkat produktivitasnya tinggi tapi lebih sempit. Atau diganti yang lebih luas tapi tingkat produktivitasnya tidak sama," kata Djoko.



Simak Video "Kisah Eks Kades di Magelang Hibahkan 4 Ha Lahan Buat Warga Terdampak Tol"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)