Solo HUT ke-277, Kasus Aktif Corona Tembus 2 Ribu-Muncul Zona Merah

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Kamis, 17 Feb 2022 20:15 WIB
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19
Ilustrasi Corona (Foto: dok. detikcom)
Solo -

Di hari ulang tahun (HUT) yang ke-277, situasi COVID-19 di Kota Solo masih terus melonjak. Hingga hari ini angka kasus aktif menembus 2.273 orang positif COVID-19 dan mulai muncul RT dengan status zona merah.

Dari data Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo per 17 Februari 2022, ada 1 RT berstatus zona merah, yakni berada di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Dalam satu RT ada tujuh rumah yang anggotanya terpapar COVID-19.

Sementara itu ada 20 RT yang berstatus oranye. Wilayah dengan jumlah kasus terbanyak juga berada di Mojosongo dengan jumlah 83 rumah, disusul Kelurahan Jebres berjumlah 50 rumah.


Terkait angka kematian, sejak 17 Januari bulan lalu tercatat ada 9 orang meninggal akibat COVID-19. Pasien meninggal ini adalah lansia dan memiliki penyakit komorbid.

"Meninggal karena kondisinya sudah tua dan punya komorbid. Walaupun jumlah yang meninggal jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, kita tidak boleh lengah," kata Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih di Balai Kota Solo, Kamis (17/2/2022).

Terkait angka keterisian ruang isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit, kini sudah terisi 60 persen. Padahal jumlah tempat tidur sudah terus ditambah.

"BOR sekitar 60 persen. Sudah ada penambahan tempat tidur. Sekarang sudah 680 unit," kata Ning, sapaannya.

Ning menjelaskan tingginya kasus COVID-19 di Solo disebabkan tes dan tracing yang masif dilakukan. Meski kasus tinggi, menurutnya langkah Pemkot Solo sudah tepat, yakni supaya penularan COVID-19 bisa terkendali.

"Kita kan tesnya sangat tinggi. Dari target 573 seminggu, kira bisa 4 ribuan. Jadi bisa saja kalau kasusnya rendah itu karena tidak dites," pungkasnya.



Simak Video "Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Gibran: Tunggu Instruksi Gubernur"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/ahr)