Begini Kesiapan TNI Operasikan Rumkitlap COVID-19 di Kota Solo

Begini Kesiapan TNI Operasikan Rumkitlap COVID-19 di Kota Solo

Ari Purnomo - detikJateng
Selasa, 15 Feb 2022 15:26 WIB
Rumkitlap Khusus COVID-19 milik TNI di Benteng Vastenburg Solo.
Rumkitlap Khusus COVID-19 milik TNI di Benteng Vastenburg, Solo. Foto: Ari Purnomo/detikJateng
Solo -

Rumah sakit lapangan (Rumkitlap) milik TNI di Benteng Vastenburg kembali diaktifkan menyusul terus melonjaknya kasus COVID-19 di Kota Solo. Rumkitlap ini akan diprioritaskan bagi pasien laki-laki dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin menyampaikan, Rumkitlap sudah dipersiapkan kembali untuk menampung pasien OTG atau yang bergejala ringan.

"Rumkitlap di Benteng Vastenburg secara optimal mempunyai daya tampung 80 pasien yang bergejala ringan dan OTG. Tenda, fasilitas tempat tidur sudah tersedia termasuk tenaga kesehatan dari RS Slamet Riyadi," terang Rudy saat ditemui wartawan usai mengikuti pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, Selasa (15/2/2022).


Rudy menambahkan, sampai saat ini belum ada pasien yang dirawat di rumah sakit portabel itu.

"Namun sampai saat koordinasi, apabila di isoter di Dalem Priyosuhartan sudah melampaui BOR kemungkinan diarahkan ke Rumkitlap, prioritas pasien pria," ujarnya.

Hal ini, dikatakan Rudy, lantaran desain rumah sakit tersebut adalah tenda sehingga penggunaannya lebih diprioritaskan untuk pria. Sedangkan untuk pasien perempuan akan diarahkan ke fasilitas isoter Dalem Priyosuhartan.

"Prioritas pasien pria karena bentuknya tenda lapangan, sebenarnya layak untuk semua sementara ini prioritas pria. Koordinasi untuk pasien wanita di Dalem Priyosuhartan," tuturnya.

Rudy juga menyampaikan, sebelumnya operasional Rumkitlap sempat dihentikan. Seperti jaringan listrik dan juga airnya selama lebih kurang tiga bulan mulai November 2021.

"Sempat matikan untuk listrik dan airnya mulai November 2021 hingga Januari 2022, tapi sekarang sudah didukung oleh Pemkot Solo untuk listrik dan airnya," jelasnya.

Untuk jumlah tenaga kesehatan yang disiagakan di Rumkitlap terdiri dari beberapa tim. Setiap tim terdiri maksimal terdiri dari 15 petugas. Dan untuk sekali dinas disiagakan antara 5-15 tim.



Simak Video "Update Covid-19 RI 27 Nov: 4.151 Kasus Baru, 35 Pasien Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)