Longsor Lebakbarang Pekalongan, 52 KK Kesulitan Logistik

Robby Bernardi - detikJateng
Kamis, 27 Jan 2022 21:08 WIB
Longsor di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/1/2022).
Longsor di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/1/2022). (Foto: Robby Bernardi/detikJateng)
Kabupaten Pekalongan -

Longsor terjadi di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan pada Selasa (25/1) sore. Hingga saat ini tercatat puluhan kepala keluarga (KK) masih kesulitan logistik.

"Warga yang terdampak, untuk tadi dari laporan warga memang ada 33 KK. Namun, update terakhir Kamis petang ini, ada 52 KK yang kesulitan logistik. Tadi kita melakukan bakti sosial dropping logistik, besok kita lakukan kembali sembari membuka akses kendaraan roda empat," kata Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria, pada detikJateng, Kamis (27/1/2022).

Puluhan KK itu berada di Dukun Mendolo. Arief juga mengatakan personel gabungan telah membuka jalur akses baru.

Dua jalur yang dibuka yakni Jalur Jalan Karanganyar menuju Lebakbarang dan juga dari Lolong ke Lebakbarang yang tepatnya di Dukuh Mendolo.

"Ya, di Mendolo. Sampai saat ini belum bisa dilalui sama sekali. Tadi sudah dari Pemda menurunkan ekskavator. Tentunya dengan tertutupnya akses jalan tersebut berpengaruh terhadap logistik. Kami menerima laporan itu, langsung membawakan dengan cara estafet untuk menuju ke lokasi," jelas Arief.

Proses membuka jalur hingga bisa dilalui kendaraan roda empat, menurutnya butuh waktu hingga empat hari ke depan.

"Tadi sore kita masih melakukan. Namun hujan turun, kita lanjutkan besok," kata Arief.

"Kami akan buka terlebih dahulu di mana di sana ada sembilan titik longsor yang harus kami bersihkan. Di jalan utama masih ada satu titik longsor namun memerlukan alat berat untuk membuat jalan dengan jembatan sementara. Namun itu nantinya tetap belum bisa dilalui roda empat," imbuhnya.

Perlu diketahui, jalur yang masih tertutup akibat longsor yakni jalur alternatif menuju Lebakbarang di sisi barat, yakni ruas jalur Lolong-Mendolo-Kutorembet yang masih belum sepenuhnya terbuka. Kemudian di sepanjang jalur jalan Desa Mendolo-Kutorembet sedikitnya masih ada delapan titik longsor yang belum dibersihkan karena butuh alat berat. Selain itu, jalur jalan Desa Mendolo penghubung Dukuh Krandegan ke Dukuh Mendolo juga masih terputus total. Terputus akibat jalan dan sebuah jembatan yang hilang tersapu longsor.



Simak Video "Rumah Tertimpa Longsor, Nenek di Kulon Progo Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)