Gerindra se-Jateng Ramai-ramai ke Polisi, Desak Edy Mulyadi Diusut

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Kamis, 27 Jan 2022 08:26 WIB
Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, di Polda Jateng, Rabu (26/1/2022).
Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, di Polda Jateng, Rabu (26/1/2022). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Struktur Partai Gerindra di tingkat kota, kabupaten dan provinsi di Jawa Tengah kompak mengadukan Edy Mulyadi ke kepolisian. Mereka marah terkait pernyataan Edy soal "Macan jadi Mengeong" yang dinilai menghina Prabowo Subianto.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro dan tim pengacara mengadukan kasus itu ke Mapolda Jateng hari Rabu (26/1) kemarin. Rombongan bahkan sempat bertemu Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi untuk berkomunikasi.

"Tim dari DPD mengadukan ke SPKT. Kader di Jateng, anak buah pak Prabowo (Subianto) di Jateng merasakan tersinggung, marah, murka terhadap statement Edy Mulyadi lewat channel Youtube-nya," jelas Sriyanto di Mapolda Jateng, Rabu (26/1//2022).

"Ada pernyataan yang menyakitkan terhadap Pak Prabowo, ini terkait kehormatan, apalagi Pak Prabowo simbol negara sebagai Menteri Pertahanan, ketua umum kami," imbuhnya.

Ia menjelaskan tidak ada instruksi untuk melaporkan namun dari kader di Kabupaten dan kota menyatakan marah dan akan mengadukan ke Polres masing-masing.

"Hari ini Gerindra Jateng diwakili kuasa hukum dan DPC se-Jateng juga adukan ke polres se-Jateng," tegasnya.

Ia berharap kasus ini ditindaklanjuti dan Edy Mulyadi diproses hukum. Hal itu menurutnya sebagai pembelajaran jika ingin mendongkrak popularitas tidak dengan melakukan hal seperti Edy.

"Menurut saya harus proses hukum agar jadi pembelajaran. Jangan sampai misal orang pengen populer, naikkan rating seperti itu. Itu kan bahaya. Harus proses hukum," ujarnya.

Di Klaten, misalnya, pengurus partai melapor ke Polres Klaten dengan membawa bukti berupa rekaman video pernyataan Edy Mulyadi.

"Sebagai kader di daerah, kader Gerindra di Klaten marah atas pernyataan Edy Mulyadi. Kita laporkan agar diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," terang Sekretaris DPC Gerindra Klaten, Hariyanto, pada detikJateng, Rabu (26/1/2022).

Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan pada prinsipnya kepolisian akan menerima aduan. Berikutnya akan dilakukan tahap berikutnya.

"Pada prinsipnya kepolisian menerima aduan dan akan ditindaklanjuti," kata Iqbal.

Bareskrim Polri sebelumnya menjelaskan seluruh aduan dan laporan soal Edy Mulyadi akan ditangani oleh Bareskrim Polri. Tidak hanya soal aduan penghinaan terhadap Menteri Pertahanan, namun juga terkait perkara 'tempat jin buang anak'.

"Semua laporan polisi, pengaduan dan pernyataan sikap dari berbagai elemen masyarakat akan dilakukan penyelidikan dan penyidik oleh Bareskrim Polri. Ini terkait dengan pelaku yang sama saudara EM," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).



Simak Video "Gerindra Solo Laporkan Edy Mulyadi Gegara Sebut Prabowo 'Macan 'Mengeong"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)