70 Orang Hapus Tato Massal di Klaten, Jenis Ini Paling Sulit Dihilangkan

Achmad Syauqi - detikJateng
Sabtu, 22 Jan 2022 13:43 WIB
Peserta hapus tato di Mlese, ceper, Klaten, Sabtu (22/1/2022).
Peserta hapus tato di Mlese, ceper, Klaten, Sabtu (22/1/2022). (Foto: Achmad Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Sebanyak 70 orang pemilik tato di tubuhnya mengikuti acara hapus tato di Klaten. Panitia menggelar acara hapus tato dengan biaya murah ini untuk membantu warga yang ingin menghapus tatonya.

Panitia acara, Tabib Abdullah El Mabrur menjelaskan kegiatan hapus tato itu diadakan Banser Ansor ranting Ngaran, Mlese. Tujuannya untuk membantu mereka yang ingin menghapus tato.

"Intinya kita membantu orang bertato yang mau bersih dari gambar. Sementara belum digratiskan karena belum ada donasi tapi ini murah cuma Rp 150.000 daripada ada yang cerita sampai habis Rp 50 juta," ungkap Abdullah kepada detikJateng, di sela acara hapus tato Banser, Ansor dan El Mabrur Medicine Islamic Center, Mlese, Ceper, Sabtu (22/1/2022).

Jumlah peserta, imbuh Abdullah, sebanyak 70 orang setelah diseleksi dan berlangsung dua hari. Yang tidak lolos adalah yang menderita HIV, diabetes dan lainnya.

"Yang tidak boleh adalah yang menderita HIV, diabetes dan lainnya. Ini tidak langsung hilang tapi minimal 3-4 kali," sambung Abdullah.

Salah seorang peserta, Warsito mengaku tertarik ikut karena ada temannya juga ikut. Dirinya ingin menghapus tato sejak lama

"Ya pengin sejak lama agar bersih. Kalau di tempat lain katanya mahal," ungkap Warsito.

Pantauan detikJateng, teknik menghapus tato itu menggunakan alat laser. Laser ditembakkan ke kulit tetapi tidak ada luka baru kemudian kulit ditutup perban. Menurut petugas, beberapa jenis tato ternyata memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk dihilangkan.

"Paling sulit itu kalau tato dari studio. Terutama dari Bali karena tintanya sangat bagus," ungkap tim teknis pro-care hapus tato, Muhamad Zaim.

Zaim mengatakan dengan tinta yang bagus, tato studio sulit dihilangkan. Sekalipun menggunakan laser.

"Tato studio sangat sulit sebab tintanya beda. Kita gunakan laser, tato kita tembak agar memudar, agar bercampur dengan sel darah putih ," lanjut Zaim.

Sulit lagi, sambung Zaim, jika tinta yang bagus itu ditembakkan tidak hanya sekali. Tato semacam itu bisa enam kali dilaser baru hilang.

"Semakin bagus tinta, semakin banyak jarum ditusukkan akan semakin sulit. Bisa 6 kali baru sampai hilang sempurna," terang Zaim.

(aku/mbr)