Sempat Terputus Longsor, Jalur Boyolali-Magelang via Tlogolele Bisa Dilewati

Ragil Ajiyanto - detikJateng
Sabtu, 22 Jan 2022 12:51 WIB
Warga bersama aparat dan relawan membersihkan material longsor, Sabtu (22/1/2022).
Warga bersama aparat dan relawan membersihkan material longsor, Sabtu (22/1/2022). (Foto: dok istimewa)
Boyolali -

Longsor yang menutup akses jalan alternatif Boyolali-Magelang di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali telah berhasil dibersihkan. Jalan pun telah dibuka kembali sehingga bisa dilintasi kendaraan.

"Iya, ini pembersihan longsor sudah selesai semua dan dapat dilintasi," kata Camat Selo, Joko Prihanto, kepada detikJateng, Sabtu (22/1/2022).

Dikemukakan Joko, pembersihan material tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Selo, sudah selesai semua. Selain di jalan Tlogolele-Klakah, tepatnya di sebelah selatan Dam Kali Apu, atau sebelah utara Dukuh Karang, Desa Tlogolele yang longsorannya cukup besar. Juga di jalur Tlogolele-Wonolelo (Magelang), sudah selesai pembersihannya.

Pembersihan dilakukan secara gotong-royong oleh masyarakat, Pemerintah Desa Tlogolele, Pemerintah Kecamatan Selo, TNI, Polri dan relawan. Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan cangkul dan skop. Juga diguyur menggunakan air agar material tanah benar-benar bersih dan jalan tidak licin.

Jalur alternatif yang banyak dilalui warga dari arah Boyolali menuju Magelang atau sebaliknya itu, kini sudah bisa dilalui untuk semua kendaraan, baik roda dua maupun doa empat. Warga Desa Tlogolele yang hendak bepergian ke Selo atau Boyolali, tidak perlu lagi memutar melalui Magelang.

Lebih lanjut Joko menambahkan, longsor juga terjadi di jalan Selo-Ampel, di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo. Longsor di lokasi ini juga sempat menutup jalan, namun kini sudah bisa dilalui lagi. Warga langsung bergotong-royong membersihkan tumpukan longsoran tanah.

Hujan deras sejak Jumat kemarin siang menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik di Kabupaten Boyolali. Tanah longsor juga menutup total jalan alternatif Boyolali-Magelang di wilayah Desa Tlogolele, Kecamatan Selo hingga dini hari tadi.

"Iya, saya tadi sudah cek di beberapa titik terkait kejadian (tanah longsor) di Tlogolele," kata Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah, saat dihubungi detikJateng, Jumat malam (21/1).

Neigen mengatakan, tanah longsor di beberapa titik di wilayah Tlogolele itu terjadi pada Jumat malam (21/1).

"Yang pertama di jalur Tlogolele-Klakah, tepatnya di selatan Dam Kali Apu atau utara Dukuh Karang (Tlogolele). Di situ terjadi longsor yang cukup besar, panjangnya sekitar 7 sampai 10 meter," kata Neigen.

(aku/mbr)