Warga Sukoharjo Dinyatakan Positif Omicron, Begini Penanganannya

Ari Purnomo - detikJateng
Jumat, 21 Jan 2022 15:59 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/loops7)
Sukoharjo -

Seorang warga Sukoharjo, Jawa Tengah diketahui terpapar COVID-19 varian Omicron berdasarkan hasil pengujian Whole Genome Sequencing (WGS). Namun, kasus ini sudah terjadi sejak Desember 2021 lalu dan sekarang pasien sudah dinyatakan sembuh.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati. Menurutnya, kasus Omicron itu diketahui setelah hasil WGS baru keluar hari ini.

"Tetapi izin kami sampaikan, bahwa ini kasus lampau (Desember) yang hasil WGS-nya baru jadi hari ini. Artinya pasien itu sekarang sudah sembuh," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (21/1/2022).

Yunia menyebut, berangkat dari hasil itu, pihaknya langsung melakukan tracing terhadap kontak erat pasien. "Ada dua orang yang di tes PCR, keluarga inti dan hasilnya negatif semua," urainya.

Disinggung mengenai riwayat perjalanan pasien Omicron tersebut, Yunia tidak merinci dari mana. Hanya saja, dia mengatakan pasien tersebut dari perjalanan dalam negeri.

"Dalam negeri, dari kota yang sudah terkonfirmasi Omicron," paparnya.

Yunia mengatakan, setiap ditemukan kasus positif di wilayah Sukoharjo dengan kriteria perjalanan dari wilayah berisiko akan dilakukan CT value (cycle threshold value). Jika hasilnya kurang dari 30 maka dilanjutkan dengan mengirimkan sampel WGS.

"Setiap kami mendapatkan kasus positif, dengan riwayat bepergian dari wilayah berisiko atau bertemu dengan orang asing atau orang dari luar kota, dan hasil CT nya kurang dari 30, kami kirim sampel untuk periksa WGS," ucapnya.

Selain satu pasien tersebut Yunia mengatakan, tidak ada kasus Omicron lagi di Sukoharjo. "Hanya satu pasien itu saja, selama ini hasilnya Delta," pungkasnya.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ahr)