Imbas Gage Cirebon, Kunjungan Wisatawan ke Taman Air Sunyaragi Anjlok

Imbas Gage Cirebon, Kunjungan Wisatawan ke Taman Air Sunyaragi Anjlok

Ony Putra - detikJabar
Senin, 28 Feb 2022 18:23 WIB
Taman Air Goa Sunyaragi
Taman Air Goa Sunyaragi (Foto: Ony Putra/detikcom).
Cirebon -

Sejumlah pengelola tempat wisata di kota Cirebon, mengeluhkan turunnya kunjungan wisatawan imbas aturan ganjil-genap saat akhir pekan.

Salah satunya seperti yang dirasakan oleh pengelola tempat wisata Taman Air Goa Sunyaragi. Sejak diterapkannya kebijakan ganjil-genap di kota Cirebon saat akhir pekan, jumlah wisatawan yang datang sangat menurun drastis.

"Kalau Sabtu-Minggu di sini biasanya bus (wisatawan) yang datang di atas sepuluh. Tapi kemarin pas hari Sabtu sama sekali tidak ada rombongan bus. Di hari Minggunya baru ada dua bus," kata Eko Ardi, Kabag Humas Taman Air Goa Sunyaragi kepada detikJabar di Cirebon, Senin (28/2/2022).


Di samping itu, Eko juga mengeluhkan dengan tidak adanya sosialisasi dari pihak berwenang kepada pengelola wisata Taman Air Goa Sunyaragi sebelum diterapkannya kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan yang akan memasuki kota Cirebon saat akhir pekan.

"Sehingga akhirnya banyak (pengunjung) yang telepon ke kami bahwa mereka terpaksa batal untuk datang ke sini. Menurut kami selama mereka (wisatawan) sudah mengikuti aturan, seperti sudah menjalani vaksinasi dan menerapkan prokes, seharusnya dipersilahkan saja," kata Eko.

Seperti diketahui, petugas gabungan di kota Cirebon menerapkan aturan ganjil-genap bagi kendaraan yang akan memasuki wilayah itu. Hal itu dilakukan seiring dengan kembali diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di kota Cirebon.

Adapun aturan ganjil-genap ini hanya diterapkan pada saat akhir pekan dan berlaku bagi seluruh kendaraan. Sementara di luar akhir pekan, petugas akan melakukan pemeriksaan kartu vaksin dan surat antigen H-1 terhadap pengendara.

Kasat lantas Polres Cirebon Kota AKP Triyono Raharja mengatakan kebijakan ganjil-genap ini diberlakukan dalam rangka untuk menekan tingkat mobilitas masyarakat.

"Kegiatan ini akan tetap kami laksanakan selama kota Cirebon masih menerapkan PPKM level 4. Karena tujuannya memang untuk menekan mobilitas masyarakat guna mengantisipasi meningkatnya penyebaran COVID-19. Agar kota Cirebon tidak lagi berada di PPKM level 4," kata Triyono kepada detikJabar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (28/2/2022).

Menurut dia, ada empat titik yang dijadikan sebagai pos pemeriksaan atau check point ganjil-genap saat akhir pekan maupun pemeriksaan kartu vaksin dan surat antigen H-1 di luar akhir pekan.

Empat titik ini, kata Triyono, tersebar di jalur-jalur yang mengarah ke kota Cirebon. Seperti Bundaran Krucuk, Kedawung, Kalijaga dan Penggung.



Simak Video "Minuman Lezat Berbahan Dasar Susu, Cirebon"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/bbn)