Rasa sesal terungkap dari mulut Radja Nainggolan, karena tak memperkuat Timnas Indonesia. Ia menyinggung soal Louis Vuitton hingga Hublot.
Dalam wawancaranya bersama Het Nieuwsblad, eks gelandang AS Roma dan Inter Milan itu kembali disinggung soal Indonesia. Ia mengaku selalu terpukau pada dukungan fans Garuda.
"Di sana ada tujuh puluh ribu penonton untuk satu pertandingan melawan Vietnam atau Irak, begitu fanatiknya mereka," katanya.
Lebih lanjut, Nainggolan juga menyoroti pemain keturunan yang akhirnya mau membela Indonesia. Ia menilai banyak keuntungan didapat.
"Uang pun dilemparkan ke mana-mana. Para pemain bahkan disponsori Louis Vuitton, Hublot, Rolex. Sementara pemain internasional seperti Ivar Jenner di sini hanya bermain untuk Jong Utrecht," kata Radja Nainggolan.
Nainggolan, yang akhirnya memilih Timnas Belgia, kini menyesalinya. Ia menilai dirinya bisa saja punya masa tua yang nyaman andai memilih Indonesia.
"Ketenaran di sana, sensasi yang ada, untuk citra Anda, itu juga bisa Anda manfaatkan untuk masa depan jika Anda berhenti bermain sepakbola. Saat itu saya tidak memikirkannya, tetapi sekarang setelah berusia 38 tahun, saya melihatnya dengan cara yang berbeda," ungkapnya.
"Terutama ketika saya melihat karier internasional saya di sini, dan bagaimana karier itu berakhir di bawah asuhan Martinez. Saya bisa saja memiliki karier selama lima belas tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia," tutup Radja Nainggolan , yang kini bermain untuk Pastro Eisden.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
(yna/yum)