Fix! Laga Piala Dunia Qatar 2022 Bebas Minuman Beralkohol

Piala Dunia Qatar 2022

Fix! Laga Piala Dunia Qatar 2022 Bebas Minuman Beralkohol

Tim detikSport - detikJabar
Jumat, 18 Nov 2022 23:59 WIB
People gather at the capital Dohas traditional Souq Waqif market while the official logo of the FIFA World Cup Qatar 2022 is projected on the front of a building on September 3, 2019. (Photo by - / AFP)        (Photo credit should read -/AFP via Getty Images)
Piala Dunia Qatar 2022 (Foto: AFP via Getty Images/-)
Bandung -

Menenggak bir atau beralkohol sembarangan dipastikan dilarang saat gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Pasalnya, Qatar memiliki aturan bahwa meminum alkohol merupakan hal yang ilegal di Qatar.

Gegara hal ini, FIFA sampai harus melakukan lobi khusus kepada Panitia Piala Dunia 2022 untuk mengakomodasi para suporter yang datang dari negara-negara seperti Eropa dan Amerika Latin.

Dikutip dari detikSport, akhirnya ditemukan kesepakatan, bahwa meminum bir hanya diizinkan namun di booth-booth khusus yang berlisensi FIFA.


Demi mendukung kebijakan ini, booth-booth Budweiser yang merupakan sponsor utama Piala Dunia juga digeser dan ditaruh di tempat terpencil. Hal ini menimbulkan kontroversi mengingat Budweiser punya kontrak wah senilai 75 juta dolar AS dengan FIFA.

Negosiasi alot pun terjadi antara FIFA dan Pihak Panitia Lokal, sebelum akhirnya diputuskan per Jumat (18/11/2022) sore WIB, bahwa bir dilarang dijual di area stadion, bahkan di dalam area hospitality yang berharga mahal sekalipun.

Pihak Kerajaan Qatar tidak mau hanya untuk mendukung Piala Dunia, mereka harus melanggar syariat Islam. Untuk sementara bir cuma bisa dibeli di fans area yang memiliki lisensi FIFA.

Fan festival utama FIFA terletak di Al Bidda Park, yang hanya bisa menjual bir mulai pukul 18.30 waktu setempat dengan harga 50 Riyal Qatar atau 12 paun, sekitar Rp 223 ribu untuk ukuran 500ml.

Hanya ada satu booth yang menjual bir di area yang bakal dipadati 40 ribu fans tersebut dan pembelian bir dibatasi maksimal empat gelas. Bisa dibayangkan bagaimana antrian fans nantinya bukan?

Ini tentunya jadi masalah untuk fans-fans dari Eropa dan Amerika Latin yang menonton timnasnya bermain di bawah jam 18.30. Sebut saja saat Argentina bertemu Arab Saudi di laga pertama, Selasa (22/11), suhu di fan festival diprediksi mencapai 30 derajat Celcius.

Selain tidak bisa menikmati bir dingin untuk menghilangkan dahaga, fans juga harus merogoh kocek dalam untuk membeli makanan. Bahkan fans Inggris yang punya tradisi nge-bir saat menonton pertandingan, baru bisa menikmatinya setelah laga Inggris vs Iran selesai.

Keputusan ini tentu makin membuat Piala Dunia 2022 ini penuh kontroversi. Bahkan 100 hari sebelum turnamen dimulai, FIFA menerima begitu saja permintaan Qatar untuk memajukan sehari lebih cepat, laga pembuka kontra Ekuador menjadi tanggal 20 November.

Artikel ini telah tayang di detikSport dengan judul Fix! Bir Dilarang Dijual di Stadion Piala Dunia 2022

(yum/yum)