Berbagai gerai kuliner di Bandung terus bermunculan menawarkan inovasi yang beragam. Salah satu yang tetap konsisten adalah Avotime, kedai yang fokus menyajikan olahan alpukat sebagai opsi minuman sehat bagi warga Kota Kembang.
Dibuka pada penghujung tahun 2019, Avotime mengawali langkahnya lewat menu alpukat segar yang dipadukan dengan berbagai topping. Meski persaingan pasar alpukat kocok di Bandung kian ketat, Avotime berhasil mempertahankan basis pelanggan setianya hingga saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rian, pengelola gerai Avotime Palasari, menjelaskan lokasi pertama ini memiliki karakteristik yang berbeda dibanding cabang lainnya. Karena karakter lingkungan yang cenderung tenang, jam operasional di Palasari pun diatur lebih singkat.
"Kalau untuk di Palasari kita buka dari pagi, jam 08.30 atau jam 09.00 sudah prepare. Kita tutup sampai jam 18.00 sore karena kawasannya kalau sudah malam mulai sepi. Sementara gerai lain biasanya buka dari jam 10.00 sampai 21.00," ujar Rian kepada detikJabar, belum lama ini.
Selain jam operasional reguler, gerai ini juga menerapkan kebijakan unik dengan menutup sementara aktivitas penjualan saat memasuki waktu Zuhur dan Asar. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi para kru gerai yang muslim melaksanakan ibadah di tengah kesibukan melayani pelanggan.
Kedai Avotime di kawasan Palasari, Kota Bandung. (Foto: Fauzan Muhammad/detikJabar) |
Menu unggulan yang ditawarkan antara lain Koko Nangka dan Koko Alpukat, yang memadukan daging kelapa muda dengan potongan buah segar. Selain alpukat, mereka kini mengembangkan sub-brand SweetTime yang menggunakan buah-buahan beku (frozen) seperti mangga dan stroberi.
Menu andalan di sini dibanderol seharga Rp25.000 hingga Rp26.000. Secara keseluruhan, gerai ini mematok rentang harga yang cukup terjangkau untuk berbagai olahan buah segar lainnya, yakni mulai dari Rp18.000 hingga Rp25.000. Sementara itu, bagi pelanggan yang ingin mencicipi lini produk buah beku dari SweetTime, menu tersebut ditawarkan dengan harga rata-rata Rp20.000.
Menariknya, segmen pasar Avotime justru lebih banyak menyasar kalangan dewasa, khususnya perempuan. "Konsumen kita lebih banyak yang lebih tua. Kalau dari gender, paling banyak perempuan karena (alpukat) bagus untuk diet," jelas Rian.
Setelah lebih dari lima tahun beroperasi, Avotime kini telah merambah pasar Jakarta. Saat ini, kesegaran olahan alpukat ini dapat dijumpai di beberapa kawasan strategis ibu kota, seperti Duren Sawit dan Kemanggisan.
(orb/orb)

