Jika berlibur di Kabupaten Garut, tidak afdol rasanya kalau hanya berwisata tanpa mencicipi berbagai macam produk kuliner lokalnya yang enak-enak, seperti bakso aci. detikers harus cicipi sejumlah warung bakso hidden gem di dalam gang yang legendaris berikut ini, jika ingin menjajal baso aci 'asli' Garut.
Sudah bukan menjadi rahasia lagi, jika bakso aci asal Garut terkenal akan rasanya yang enak. Hal tersebut tidak mengherankan, karena bakso aci disebut-sebut berasal dari kota berjuluk Swiss van Java ini.
Ada ratusan, bahkan ribuan warung bakso, yang menjual bakso aci, di seluruh penjuru Garut, yang saat ini eksis. Tidak hanya di gerai atau warung bakso besar di tengah kota, bakso aci juga bahkan banyak dijual di tengah-tengah permukiman warga padat penduduk.
Rasanya? jangan ditanya enaknya. Justru, jika hendak merasakan cita rasa yang original dan otentik, lebih baik berkunjung ke warung baso kampung. Jika berminat, berikut ini merupakan tiga warung baso kampung hidden gem legendaris yang bisa dijajal saat berkunjung ke Garut.
Bakso Ceu Imas
Warung bakso kampung hidden gem legendaris yang pertama, tentu saja Bakso Aci Ceu Imas. Lokasinya persis berada di perkotaan Garut, tepatnya di sebuah gang di Jalan Karacak, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Sekitar lima kilometer dari kawasan objek wisata Cipanas.
Sesuai yang telah dijelaskan, Warung Bakso Aci Ceu Imas ini berada di sebuah rumah kecil yang ada di gang pinggiran kota Garut. Namun, meskipun terpencil, tapi peminatnya selalu ramai karena Warung Bakso Aci Ceu Imas menawarkan sensasi makan bakso aci yang beda dari yang lain.
Ada beragam menu yang dijual di sana, selain tentunya bakso aci dengan isian daging ayam cincang dan jando. Di antaranya adalah bakso daging sapi halus dan urat, tahu bakso, hingga siomaynya yang wajib dicoba.
Siomay di Warung Bakso Aci Ceu Imas ini, terbilang premium. Sebab, menggunakan isian sayuran, daging ayam cincang serta campuran udang. Baso Aci Ceu Imas diketahui telah ada sejak tahun 2009. Jika menyantap baso aci dari tempat ini, jangan lupa meminta tambahan sambalnya yang beragam jenis.
Bakso Balong Posyandu
Yang kedua, ada Bakso Balong Posyandu, yang berlokasi di kawasan Kalidung, Tarogong Kidul, dekat Alun-alun Tarogong, persisnya di belakang bangunan SD Negeri Tarogong 1 Gentra Masekdas. Cukup dekat dengan objek wisata Cipanas yang terletak di Kecamatan Tarogong Kaler.
Disebut Bakso Balong Posyandu, karena lapak dagangannya, yang persis berada di hadapan sebuah balong atau kolam besar, dan di samping sebuah posyandu masyarakat setempat. Bakso ini viral karena rasanya yang dianggap lezat dan otentik di awal tahun 2026.
Sama seperti warung bakso kampung pada umumnya di Garut, warung bakso ini juga menjual bakso daging, serta bakso aci. Ada juga cirawang, hingga siomay dan bakso tahu. Namun, yang menjadi keunggulan, adalah racikan pedasnya yang memiliki dua varian, yakni cabai merah dan cabai hijau.
Seporsi bakso di warung Bakso Balong Posyandu ini juga, terbilang murah-meriah. Mulai dari Rp 15 ribuan saja, setiap pengunjung bisa kenyang makan di tempat ini. Harga bakso acinya saja, hanya Rp 2 ribu untuk tiga butir.
Bakso Laksana
Yang terakhir, adalah Bakso Laksana atau yang terkenal juga dengan nama Baso Mang Tete di Tarogong Kaler, Garut. Bakso yang satu ini legendaris, karena sudah eksis sejak tahun 2002.
Bakso Laksana dijual dengan dua cara. Yakni dengan berkeliling menggunakan gerobak yang dikemudi Mang Tete, sang pemilik dengan daerah operasional sekitaran Rancabango-Tarogong. Kemudian dijual juga di rumah Mang Tete, yang terletak di sebuah perkampungan warga yang berada di depan Mako Polsek Tarogong Kaler.
Ada beragam topping yang dijual, selain bakso daging halus dan bakso aci berisi jando, yang menjadi andalan. Mulai dari siomay, bakso tahu, ceker, tulang ayam hingga cirawang dan bakso uratnya yang cukup besar, berukuran satu kepal tangan orang dewasa.
"Jualan sejak tahun 2002," ujar Mang Tete kepada detikJabar tempo hari.
Simak Video "Video: Cuma Rp 15 Ribu! Ini Martabak yang jadi Favorit di Pasar 8 Alsut"
(dir/dir)