Arus kendaraan menuju Kota Bandung melalui Gerbang Tol (GT) Pasteur pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026), terpantau ramai. Hingga pukul 11.00 WIB, volume kendaraan terus mengalir masuk didominasi kendaraan pribadi dari luar kota.
Meski terjadi peningkatan volume, kondisi di area loket pembayaran GT Pasteur relatif lancar. Tidak terlihat antrean panjang kendaraan saat transaksi tol berlangsung. Arus kendaraan cenderung mengalir normal tanpa hambatan berarti.
Namun, kepadatan mulai terasa setelah kendaraan keluar dari gerbang tol. Simpang Pasteur menuju Jalan Dr. Djunjunan menjadi lokasi penumpukan kendaraan. Arus lalu lintas di kawasan ini melambat akibat tingginya volume kendaraan yang masuk secara bersamaan menuju pusat kota dan arah Lembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Jasa Marga menunjukkan tren peningkatan arus kendaraan memang sudah terlihat sejak H+1 Lebaran. Hingga Minggu (22/3/2026) malam, total kendaraan yang masuk melalui GT Pasteur mencapai 35.619 unit atau naik 2,06 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang keluar tercatat lebih tinggi, yakni 38.820 unit atau meningkat signifikan sebesar 16,62 persen dibandingkan kondisi normal.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati menyebut, peningkatan ini merupakan bagian dari pola mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.
"Volume lalu lintas diprediksi akan kembali meningkat pada H+2 Idulfitri seiring tingginya mobilitas masyarakat dalam rangka silaturahmi ke sanak saudara maupun kunjungan ke destinasi wisata," ujarnya.
Kondisi GT Pasteur Bandung (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar). |
Secara kumulatif, selama periode H-10 hingga Hari H Lebaran (11-21 Maret 2026), tercatat sebanyak 770.636 kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya. Angka ini meningkat 1,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk distribusi arus, GT Cileunyi mencatat 420.702 kendaraan atau naik 5,43 persen. Sementara GT Pasteur mencatat 349.934 kendaraan, sedikit turun 2,46 persen dibanding tahun lalu.
Guna mendukung kelancaran perjalanan, Jasa Marga juga menyiapkan sejumlah rest area* di ruas tol yang dapat dimanfaatkan pengendara untuk beristirahat. Untuk arah Bandung, tersedia rest area di KM 72, KM 88, dan KM 147.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, fisik pengemudi, hingga kecukupan bahan bakar dan saldo e-toll.
Dengan arus yang terus meningkat, pengendara diharapkan tetap waspada, terutama saat melintasi titik-titik rawan kepadatan seperti Simpang Pasteur yang menjadi pintu utama masuk ke Kota Bandung.
(bba/mso)












































