Buah dikenal bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi beberapa jenis buah mengandung gula alami yang cukup tinggi. Asupan gula, meski berasal dari buah, tetap dapat berdampak pada kesehatan usus, metabolisme, dan pengelolaan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
Pakar kesehatan Dr Steven Gundry, MD, merekomendasikan sejumlah buah yang lebih rendah gula namun kaya polifenol. Ia menegaskan bahwa buah-buahan tersebut tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah wajar.
1. Buah Jeruk
Jeruk memiliki kandungan gula lebih sedikit, tetapi kaya vitamin C dan flavonoid. Flavonoid merupakan polifenol penting yang mendukung kesehatan mikrobioma usus. Bagian putih pada jeruk yang sering dibuang justru mengandung nutrisi yang padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Buah Beri
Blueberry, raspberry, hingga blackberry menjadi pilihan favorit Dr Gundry. Buah beri rendah gula, tinggi serat, dan kaya polifenol sehingga baik untuk kesehatan usus.
3. Delima
Delima mengandung polifenol tinggi, khususnya punicalagin, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan sel tubuh. Meski rasanya manis, delima tetap memiliki kandungan gula lebih rendah dibandingkan banyak buah tropis. Biji delima juga menambah asupan serat.
4. Alpukat
Alpukat hampir tidak mengandung gula, tetapi tinggi lemak tak jenuh tunggal, kalium, dan serat. Menurut Dr Gundry, alpukat adalah buah yang "paling sempurna". Buah ini mengenyangkan, mendukung kesehatan jantung, ramah usus, dan tidak memicu lonjakan gula darah.
5. Zaitun
Zaitun termasuk buah dengan gula sangat rendah. Buah ini kaya lemak sehat dan polifenol kuat seperti hidroksitirosol, yakni senyawa yang mendukung kesehatan usus, jantung, dan otak.
6. Kiwi
Kiwi tergolong buah rendah gula yang kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Mengonsumsi kiwi beserta kulitnya dapat memberikan manfaat maksimal karena serat dan polifenol terbanyak terdapat pada bagian kulit yang berbulu halus. Kandungan serotonin alaminya juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
7. Mangga Hijau
Mangga hijau menawarkan gula lebih sedikit dibandingkan mangga matang. Buah ini kaya pati resisten, antioksidan, dan vitamin C. Manfaatnya mencakup dukungan bagi pencernaan dan metabolisme.
8. Markisa
Markisa merupakan buah rendah gula yang padat nutrisi. Buah ini kaya polifenol, vitamin A, dan serat. Biji markisa berfungsi sebagai prebiotik alami yang baik untuk kesehatan usus.
Artikel ini telah tayang di detikHealth.
(sao/sud)










































