Kabupaten Sumedang Resmi Gabung Jaringan Global Fab City Network

Kabupaten Sumedang Resmi Gabung Jaringan Global Fab City Network

Jihaan Khoirunnisaa - detikJabar
Senin, 17 Okt 2022 17:38 WIB
Kabupaten Sumedang Resmi Gabung Jaringan Global Fab City
Foto: Pemkab Sumedang
Jakarta -

Kabupaten Sumedang resmi bergabung dalam Fab City Network. Diketahui Fab City Network merupakan jaringan kota-kota di dunia yang peduli dengan transformasi digital berbasis pembangunan berkelanjutan dan ekonomi sirkuler.

Hal tersebut dideklarasikan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad menyatakan pada ajang Bali Fab Festival 'Designing Emergent Realities' yang digelar di Jimbaran Hub Bali hari ini. Setidaknya ada lebih dari 500 peserta dari 34 negara yang berpartisipasi dalam Bali Fab Fest.

"Sumedang sekarang sudah bergabung dengan jaringan global Fab City Network untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam membangun kemandirian kota berbasis potensi yang dimiliki dengan bantuan teknologi digital. Saya berharap best practices dari berbagai negara bisa diadopsi dan diadaptasi oleh Sumedang. Demikian sebaliknya, praktik baik di Sumedang diharapkan bisa menginspirasi dunia," ujar Dony dalam keterangan tertulis, Senin (17/10/2022).


Untuk diketahui, Fab City Network adalah sebuah jaringan yang mempertemukan berbagai negara, daerah dan kota di seluruh dunia untuk saling berinteraksi dan bersinergi demi mewujudkan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan regeneratif (hijau/lestari). Ide besar Fab Labs yang digagas oleh Fab City Foundation adalah untuk mendorong penciptaan produk dan inovasi berbasis material lokal dan lebih ramah lingkungan dengan dibantu teknologi canggih.

Sehingga nantinya masyarakat global dapat membuat produk sendiri tanpa harus tergantung pada impor, menambahkan nilai kebaruan dalam produk, serta bisa meminimalisir biaya produksi. Skema ini diharapkan akan mengurangi emisi, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan menjamin keberlanjutan pembangunan.

Menurut Dony masuknya Kabupaten Sumedang ke dalam Fab City Network lantaran melihat berbagai persoalan di masa kini dan masa depan. Dia menilai deretan persoalan tersebut tidak bisa diatasi sendirian, melainkan harus berbagi dengan entitas lain di berbagai belahan dunia. Salah satu caranya dengan mengamati, meniru, dan memodifikasi praktik baik di berbagai negara untuk kemudian bisa dieksekusi di Sumedang.

"Kita memasuki dunia tanpa batas (the borderless world). Saatnya Sumedang go international. Belajar dari kearifan dunia dan memberi inspirasi kepada dunia. Tentu dengan terlebih dahulu memberikan atensi kepada kepentingan lokal dan nasional. Sumedang sendiri tengah fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi. Contohnya dalam penanganan stunting berbasis digital," ucap Dony.

Sementara itu, Steering Committee Fab Fest Ilham Habibie mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemkab Sumedang. Diungkapkannya saat ini transformasi digital di Indonesia baru memasuki fase pertama, yakni fokus di hilir sebagai konsumen produk digital.

"Saya mengucapkan terima kasih bahwasannya Sumedang sudah menyatakan diri menjadi bagian dari jaringan Feb City sedunia. Kita semua memahami transformasi digital di Indonesia yang menurut paham banyak orang baru permulaan. Kita bisa mengkonsumsi lebih mudah, cepat dan lebih murah secara digital. Yang belum kita melihat adalah sebanyak mungkin diberdayakan agar kita bukan hanya sebagai konsumen, tetapi produsen," ungkap Ilham.

Ilham menjelaskan Feb City Network mendorong transformasi digital di hulu. Dalam hal ini, para anggotanya diharapkan menjadi produsen berbagai kebutuhan dengan memanfaatkan potensi lokal dan kemajuan teknologi digital. Terutama di sektor manufacturing, energi dan pangan.

Hal senada disampaikan Executive Director Fab City Foundation Thomas Diaz. Ia pun menyampaikan dukungannya kepada Kabupaten Sumedang yang sudah menjadi bagian dari Fab City Network.

"Kami mengapresiasi perkembangan transformasi digital di Sumedang dan sekarang bergabung di Fab City Network. Selamat untuk Sumedang," katanya.

Sebagai informasi, Bali Fab Fest adalah festival yang terdiri dari workshop, seminar, study tour mengenal fabrikasi digital (digital fabrication), inovasi dan manufacturing yang terdistribusi. Kegiatan ini menghadirkan dan mempertemukan jaringan Fab Labs dari 32 negara.

Adapun jumlah Fab Labs di seluruh dunia saat ini mencapai 2.500. Fab Labs sendiri merupakan sebuah ruang yang memfasilitasi maker untuk menghasilkan produk inovatif dengan teknologi terbaru, seperti 3D printer, dan lainnya.

(fhs/ega)