Temui Gubernur Buyeo di Korsel, Bupati Bandung Bahas Potensi Kerja Sama

Temui Gubernur Buyeo di Korsel, Bupati Bandung Bahas Potensi Kerja Sama

Inkana Izatifiqa R Putri - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 17:28 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna bertemu dengan Gubernur Buyeo, Korea Selatan.
Foto: dok. Pemkab Bandung
Jakarta -

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi Korea Selatan untuk melakukan berbagai rangkaian kegiatan serta menghadiri undangan pada kegiatan Baekje Cultural Festival ke-68. Adapun kunjungan ini juga bertujuan meningkatkan kerja sama antara Kabupaten Bandung dengan Korea Selatan.

"Pekan ini, saya memenuhi undangan dan menghadiri kegiatan Baekje Cultural Festival ke-68 di Korea Selatan. Setelah mendapatkan izin tugas dari Kementerian Dalam Negeri dalam rangka menghadiri undangan tersebut," ujar Dadang dalam keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).

Dalam kunjungannya, Dadang juga menyempatkan bertemu dengan Park Jung Hyun, Gubernur Buyeo, Korea Selatan, untuk membahas peluang dan membuat kesepakatan bersama antara Pemkab Bandung dengan Kota Buyeo. Pertemuan ini juga sebagai upaya memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Bandung.


Tak hanya itu, Dadang juga memperkenalkan seni wayang golek kepada dunia internasional di Korea Selatan dalam Baekje Cultural Festival ke-68. Dalam festival ini, Kabupaten Bandung menampilkan kesenian wayang golek pimpinan dalang Rafly Sunandar Sunarya (putu Giri Harja 3) yang digelar dari 29 September sampai 5 Oktober 2022.

"Kita saling bertukar pikiran dan berdiskusi serta menjalin kerja sama pada bidang-bidang yang merupakan potensi unggulan Kabupaten Bandung, ditandai dengan MoU yang telah kita tanda tangani hari ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dadang mengatakan hubungan Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung dengan Korea Selatan sudah terjalin sejak lama, termasuk dalam pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tercatat ada sekitar 1.200 orang pekerja migran asal Kabupaten Bandung yang berkiprah di Korea Selatan.

"Setelah sebelumnya, 27 Januari 2022 lalu, Saya resmi telah melepaskan 26 calon PMI yang bekerja di Korea Selatan saat ini. Tahun ini 60 orang yang berangkat ke Korea Selatan, untuk menjadi pekerja migran," kata Dadang.

Dadang menyampaikan para pekerja migran asal Kabupaten Bandung yang dikirim ini merupakan tenaga terampil dan memiliki skill sesuai kompetensi yang dibutuhkan di Korea Selatan. Mereka juga memperoleh penghasilan yang layak, bahkan relatif lebih besar apabila dibandingkan dengan PMI yang bekerja di negara lain.

Oleh karena itu, Dadang berharap kunjungan kerja ini dapat meningkatkan kerja sama antara pihaknya dengan Korea Selatan. Hal ini termasuk dalam pengiriman pekerja migran.

"Saya berharap kunjungan kerjanya ke Korea Selatan selama beberapa hari ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan kerja sama yang dibangun antara Kabupaten Bandung dengan Korea Selatan terus berlanjut," paparnya.

"Kita juga berharap kerjasama antara Kabupaten Bandung dengan Korea Selatan, terus terjalin dan berlangsung, khususnya dalam pengiriman pekerja migran. Pada sektor lainnya juga, kita sedang melakukan penjajakan kerja sama karena Korea Selatan sebagai salah satu negara maju di Asia," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam kunjungan kerjanya, Dadang turut didampingi istrinya Emma Dety Dadang Supriatna, serta delegasi dari Kabupaten Bandung.



Simak Video "Rusia dan China Makin Erat Jalin Poros Baru Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)