8 Fakta Kasus Pembunuhan Abuzala, Jasadnya Ditemukan di Tol Bocimi

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 17 Okt 2026 09:30 WIB
Lokasi penemuan mayat pria terbungkus di Tol Bocimi. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Misteri penemuan jasad pria berkaus Barong Bali yang terbungkus karung di dasar jurang Kilometer 69 Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak tuntas.

Korban yang sempat berstatus tanpa identitas selama lebih dari dua pekan itu dipastikan sebagai korban pembunuhan berencana oleh tiga rekan sesama perantau.

Tim gabungan Satreskrim Polres Sukabumi bersama Ditreskrimum Polda Jabar berhasil meringkus seluruh pelaku di tiga lokasi terpisah lintas provinsi. Motif sakit hati menahun memicu aksi dingin para pelaku yang menjebak korban sejak dari Sulawesi, menghabisi nyawanya di dalam mobil, lalu membuang jasadnya dari atas jembatan tol.

Berikut 8 fakta lengkap pengungkapan kasus jasad dalam karung di Tol Bocimi yang dirangkum detikJabar, Jumat (16/10/2026):

1. Korban Ditemukan Membusuk di Dasar Jurang Tol Bocimi Km 69

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani pada Selasa (29/9/2026) di dasar jurang sedalam tujuh meter persis di bawah jembatan Tol Bocimi Km 69, Kecamatan Ciambar. Kondisi tubuh korban terbungkus karung, terikat tali tambang, serta berbalut plastik hitam dengan kondisi wajah telah mengering menjadi tengkorak dan sidik jari melepuh.

2. Identitas Terungkap Pemuda Asal Makassar Berusia 22 Tahun

Melalui metode penyelidikan ilmiah forensik (scientific crime investigation), aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas sosok pria berkaus Barong Bali tersebut. Korban diketahui bernama Abuzala Baldani (22), pemuda kelahiran Pasuruan yang bermukim di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Misteri yang menyita perhatian publik selama dua pekan ini berhasil kita bongkar secara tuntas. Dari jajaran Reskrim sudah mengamankan tiga tersangka yang berhasil diringkus," ujar Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto di Mapolres Sukabumi, Jumat (16/10/2026).

"Melalui penyelidikan intensif oleh jajaran Satreskrim, akhirnya identitas korban bisa terungkap. Korban atas nama Abuzala Baldani, usia kurang lebih 22 tahun, beralamat di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan," kata Agus.

"Dari sisi kecocokan data kami sudah bisa memastikan. Namun untuk penguatan secara ilmiah, kami saat ini sedang berkoordinasi dengan keluarga korban dan menunggu hasil uji DNA dari RS Polri Kramat Jati," imbuhnya.

3. Motif Sakit Hati dan Dendam Sesama Perantau

Korban dan ketiga pelaku yakni AS, AP (atau AD), serta N saling mengenal di lingkungan kerja yang sama di Jakarta. Perselisihan keseharian memicu rasa sakit hati para tersangka yang berusia lebih tua, lantaran menuduh korban kerap berbohong dan mengambil barang milik rekan-rekannya.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka yang sudah saling mengenal, ditemukan informasi bahwa motif dari pembunuhan tersebut yaitu adanya rasa sakit hati dan dendam. Para pelaku yang berusia lebih tua merasa kerap dibohongi oleh korban. Selain itu, korban dituduh sering mengambil atau mencuri barang milik pelaku. Rasa jengkel memuncak sehingga membuat para tersangka bersepakat untuk merencanakan pembunuhan terhadap korban," beber Agus.

4. Korban Dijebak Lowongan Kerja dan Liburan ke Bandung

Skenario pembunuhan dirancang saat korban masih berada di Pulau Sulawesi. Melalui sambungan telepon, para tersangka merayu korban dengan iming-iming lowongan pekerjaan di Jakarta serta agenda pelesiran ke Bandung hingga korban bersedia menyeberang menggunakan kapal laut pada Selasa (22/9/2026).

"Korban diiming-imingi oleh para tersangka untuk diajak bekerja di Jakarta, kemudian diajak berlibur ke Bandung. Sehingga korban yang tiba dari Sulawesi dijemput menggunakan mobil Toyota Rush warna biru," ungkap Agus.




(sya/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork