Jasad Abuzala Dibawa Berkeliling Sukabumi Sebelum Dibuang di Tol Bocimi

Jasad Abuzala Dibawa Berkeliling Sukabumi Sebelum Dibuang di Tol Bocimi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 16 Okt 2026 15:20 WIB
Kendaraan yang dipakai pelaku membawa jasad korban Abuzala Baldani
Kendaraan yang dipakai pelaku membawa jasad korban Abuzala Baldani. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Misteri perjalanan jasad Abuzala Baldani (22) sebelum akhirnya ditemukan membusuk di kolong jembatan Tol Bocimi KM 69, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terkuak.

Usai dihabisi di dalam mobil, jasad pemuda asal Makassar itu ternyata sempat dibawa para pelaku berputar-putar melintasi Kota Sukabumi hingga ke pesisir Palabuhanratu.

Fakta mengejutkan tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto saat memimpin rilis resmi pengungkapan perkara di Mapolres Sukabumi, Jumat (16/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus membeberkan, aksi pembunuhan terhadap Abuzala berlangsung di dalam mobil Toyota Rush biru tak lama setelah rombongan keluar dari kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pada 22 September 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

Namun, begitu korban dipastikan meninggal, ketiga tersangka yakni AS, AP (atau AD), dan N, tidak langsung membuang jenazah rekannya tersebut.

Para pelaku justru mengarahkan kemudi ke wilayah selatan Jawa Barat sambil membawa jasad korban yang tergeletak di kabin kendaraan.

"Pada saat sudah diketahui bahwa korban sudah meninggal, jasad dibawa berkeliling ke Sukabumi. Korban dibawa berputar-putar melintasi Kota Sukabumi hingga ke Palabuhanratu," beber Agus didampingi Kasat Reskrim Iptu Dudi Suharyana.

Di tengah rute perjalanan panjang tersebut, para pelaku sempat menepikan mobilnya di pinggir jalan. Mereka mampir ke sebuah warung kelontong untuk melengkapi sarana pembungkus jasad korban.

"Pelaku sempat berhenti pada saat yang bersangkutan para tersangka membeli plastik di toko kelontong pinggir jalan, tujuannya untuk membungkus jenazah," ungkap Agus.

Setelah membungkus tubuh korban dengan kantong plastik hitam berlapis karung kuning serta mengikatnya erat memakai tali tambang, para pelaku kembali memacu kendaraan dari arah Palabuhanratu menuju ke Cicurug untuk mencari titik pembuangan.

Sekitar pukul 22.00 WIB, para pelaku mengarahkan mobil masuk melintasi Tol Bocimi arah Jakarta. Tepat di KM 69 kawasan Ciambar, mereka menghentikan mobil di bahu jalan tol.

"Memanfaatkan bahu jalan dan pembatas beton setinggi 1,2 meter di TKP di situ, jasad kemudian dilemparkan oleh para tersangka ke dasar jurang," terang Agus.

Jasad korban tergeletak di dasar jurang sedalam 7 meter selama sekitar sepekan sebelum akhirnya ditemukan oleh seorang petani yang hendak berkebun pada Selasa (29/9/2026). Ketiga pelaku kini telah diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Sukabumi dan Resmob Ditreskrimum Polda Jabar serta terancam hukuman 20 tahun penjara.

(sya/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads