Sebanyak 300 personel gabungan disebar di beberapa wilayah di Kota Bandung untuk melakukan patroli keamanan dari kerawanan kejahatan jalanan. Patroli ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Bandung.
Dalam patroli itu, Tim Perintis Presisi Polrestabes Bandung bersama Tim Prabu 1 mengamankan enam pemuda yang diduga merupakan kelompok gangster tidak jauh dari Lapangan Saparua.
Mereka langsung diamankan dan dibawa ke Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan. Saat digeledah, polisi menemukan tiga bilah senjata tajam jenis celurit dan satu klip yang diduga berisi obat-obatan terlarang.
Kabagops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah aksi kejahatan jalanan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Bandung.
"Kami tidak akan memberikan ruang bagi kelompok yang membawa senjata tajam dan berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Setiap pelanggaran hukum akan kami tindak secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku," kata Asep, Kamis (23/7/2026).
Asep mengungkapkan, patroli akan terus ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan. Hal itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas maupun gangguan kamtibmas.
"Patroli akan terus kami optimalkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Asep menambahkan, keenam pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya juga akan mendalami kepemilikan tiga bilah senjata tajam dan mengecek klip yang diduga berisi obat-obatan terlarang.
Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, peningkatan patroli ini digelar dalam rangka memastikan keamanan seluruh wilayah yang menjadi wilayah hukum Polrestabes Bandung. "Dengan kekuatan sekitar 300 personel, digabungkan dengan TNI, Satpol PP, dan Dishub," katanya.
Dedi mengungkapkan, ratusan aparat gabungan ini disebar dan menjaga setiap wilayah di Kota Bandung.
"Seluruh Kota Bandung. Setiap jengkal tanah di Kota Bandung kita pastikan malam sampai dengan pagi, kemudian dilanjutkan dengan patroli siang. Kita pastikan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif," terangnya.
(wip/orb)