Polisi Tangkap 6 Orang Diduga Hendak Merusuh di Demo Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 19 Jun 2026 10:38 WIB
Ilustrasi penangkapan (Foto: Chuk Shatu Widarsha/ detikjatim).
Bandung -

Demo yang berlangsung beberapa hari di Kota Bandung ternyata berbuntut panjang. Polisi menangkap 6 orang yang diduga bakal memantik kerusuhan ketika demonstrasi berjalan.

Keenam orang itu adalah AT (27), SPA (19), AL (21), MBA (21), GP (21), dan RR (21). Mereka diproses lebih lanjut setelah polisi mengamankan total 29 orang.

"Saya sangat menyayangkan sekali bahwa dari 29 ini ada enam ya, ada enam adik-adik kita ini yang kita proses lanjut kepada proses penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan, Jumat (19/6/2026).

AT merupakan seorang pengangguran, sedangkan SPA merupakan fotograper jalanan. Keduanya kedapatan membawa botol kosong yang diduga hendak digunakan sebagai bahan pembuatan bom molotov.

"Saudara SPA ini pekerjaannya sebagai fotografer di jalanan ya. Ini juga membawa botol yang isinya tadi itu digunakan untuk sebagai bom molotov," ujar dia.

Selanjutnya, AL merupakan pengendara ojek online. Dia didapati membawa botol oli yang di dalamnya terdapat styrofoam.

Kemudian MBA, GP, dan RR merupakan mahasiswa. Ketiganya didapati membawa botol berisi bahan bakar jenis Pertalite hingga tabung gas dililit petasan yang diduga hendak diledakkan.

"Jadi ini ada tabung gas, kemudian ada beberapa petasan yang dililit di dalam tabung gas itu. Ada tiga ya, ada tiga petasan yang cukup besar ya dililitkan di situ dan ini kita amankan juga, dan satu buah korek api," ucap dia.

Hendra menyayangkan adanya sejumlah orang yang diduga berniat memantik kericuhan. Kini, enam orang tersebut masih berstatus sebagai terperiksa dan akan segera ditetapkan sebagai tersangka.

"Silakan lakukan demonstrasi yang lebih manusiawi lagi, yang tidak mengganggu orang lain, dan juga mencelakakan," kata dia.

"Kita akan proses kepada penetapan tersangka," tambahnya.

Simak Video "Video Mahasiswa Trisakti-HMI Demo di DPR, Jl Gatsu Arah Slipi Ditutup"


(ral/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB