ODGJ Pembacok Leher Warga Sukabumi 20 Tahun Tak Tersentuh Pengobatan

ODGJ Pembacok Leher Warga Sukabumi 20 Tahun Tak Tersentuh Pengobatan

Siti Fatimah - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 13:24 WIB
Ilustrasi pelaku pencabulan
Ilustrasi pelaku pembacokan. Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikJatim
Sukabumi -

Ujun (58) pria yang diduga mengalami gangguan jiwa dan terlibat dalam kasus pembacokan di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, kini menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

Pasien tersebut diantar ke rumah sakit oleh pihak keluarga bersama aparat kepolisian dalam kondisi lengan diborgol. Tindakan itu dilakukan karena yang bersangkutan memiliki riwayat membacok leher warga hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Pasien diantar oleh keluarga, keponakannya, bersama polisi dalam kondisi sudah diborgol karena ada riwayat melukai warga," ujar Humas RSUD R Syamsudin SH, dr Irfanugraha, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari keterangan keluarga, pria tersebut memang telah lama mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan, kondisinya disebut sudah berlangsung lebih dari dua dekade, namun belum pernah mendapatkan penanganan medis secara memadai.

ADVERTISEMENT

"Betul, ada riwayat gangguan jiwa. Keluarga mengakui sudah lebih dari 20 tahun, tapi tidak pernah dibawa berobat," katanya.

Setibanya di rumah sakit, pasien langsung menjalani serangkaian pemeriksaan oleh tim medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pemeriksaan dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga uji laboratorium.

Hasil sementara menunjukkan adanya indikasi kuat gangguan kejiwaan, yang diperkuat dengan riwayat pasien yang kerap mengalami halusinasi sejak lama.

"Dari hasil pemeriksaan, mengarah ke gangguan jiwa karena ada riwayat sering halusinasi," ucap Irfan.

Selanjutnya, pasien dikonsultasikan ke dokter spesialis kedokteran jiwa. Berdasarkan hasil asesmen, pasien disarankan untuk menjalani perawatan intensif.

"Sudah dikonsulkan ke dokter spesialis jiwa dan disarankan untuk dirawat inap di bangsal jiwa," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria di Kabupaten Sukabumi menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa itu terjadi saat korban tengah beraktivitas di rumahnya.

Insiden terjadi di Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, korban Wandi (53) sedang mencuci, sebelum tiba-tiba didatangi pelaku yang dikenal bernama Ujun (58).

"Pelaku yang diduga ODGJ datang membawa sebilah golok dan langsung membacok leher korban tanpa sebab," ujar Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli.

Akibat serangan tersebut, Wandi mengalami luka bacok di bagian leher dan harus mendapatkan enam jahitan. Korban sempat dievakuasi oleh kepala desa bersama perangkat menggunakan ambulans ke klinik terdekat sebelum akhirnya diperbolehkan pulang untuk beristirahat.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads