Langkah Kaki 90 KM Ditempuh Prajurit TNI dari Sukabumi hingga Cimahi

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 05 Okt 2022 15:37 WIB
Prajurit TNI usai menempuh langkah 90 KM
Prajurit TNI usai menempuh langkah 90 KM (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Perjalanan panjang yang dilakoni iring-iringan puluhan prajurit TNI AD dari Sukabumi hingga menjejakkan kaki di Lapangan Brigif 15 Kujang, Kota Cimahi, akhirnya selesai juga.

Perjalanan dengan jarak hampir 90 kilometer itu ditempuh selama kurang dua hari sejak 3 Oktober 2022. Iring-iringan prajurit TNI AD berpakaian lengkap itu diperkirakan tiba di Cimahi pada Selasa (4/10/2022) malam.

Hebatnya lagi para prajurit TNI itu menaklukan jalan dari Sukabumi hingga finish di Cimahi yang memiliki kontur jalan menanjak dan turun serta berkelok itu dengan berjalan kaki. Mereka hadir di Lapangan Brigif 15 Kujang Cimahi dalam momen peringatan HUT TNI ke-77, Rabu (5/10/2022).


Iring-iringan prajurit TNI AD itu juga sebagai cara mengenang peristiwa Bojong Kokosan yang menjadi bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Pertempuran heroik tentara bersama rakyat mengusir penjajah itu terjadi di Bojong Kokosan pada 1945 hingga 1946.

"Ini sebagai cara mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan memperingati HUT TNI ke-77," ungkap Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal Kunto Arief Wibowo kepada wartawan di Lapang Brigif 15 Kujang Cimahi.

Tak cuma prajurit TNI saja, pada longmars itu juga turut serta kirab gobang yang merepresentasikan senjata tradisional Indonesia yang juga menjadi simbol perlawanan dan perjuangan.

"Jadi kirab gobang itu bermakna bahwa kita membangun negara kita ini melalui simbol perjuangan dari gobang, dan gobang ini juga sebagai simbol perlawanan," kata Kunto.

Pada momen peringatan HUT TNI ke-77 itu, Kunto juga mengingatkan agar prajurit TNI senantiasa menjaga marwah dan kepercayaan yang diberikan publik untuk menjaga kedaulatan.

"Sesuai pesan dan amanat panglima, untuk mencapai kepercayaan publik itu butuh suatu proses yang panjang. Harapannya tentu kita menjaga kepercayaan publik ini sebagai tanggungjawab kita semua," ucap Kunto.



Simak Video "Jokowi ke Prajurit di Perbatasan: Benar Tunjangan Cukup? Jangan Takut Panglima"
[Gambas:Video 20detik]