Saat Pasukan Loreng Napak Tilas dari Sukabumi hingga Cimahi

Saat Pasukan Loreng Napak Tilas dari Sukabumi hingga Cimahi

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 00:30 WIB
Anggota TNI AD saat napak tilas peristiwa Bojongkokosan.
Anggota TNI AD saat napak tilas peristiwa Bojongkokosan. (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Peristiwa Bojongkokosan tak terlepas dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Pertempuran heroik tentara bersama rakyat mengusir penjajah itu terjadi di Bojongkokosan pada 1945 hingga 1946.

Untuk mengenang kepahlawanan dan keberanian tentara Indonesia bersama rakyat Sukabumi, tanggal pertempuran dijadikan sebagai Hari Jadi Siliwangi. Selain itu, didirikan pula Monumen dan Museum Palagan Perjuangan Bojong Kokosan sebagai pelajaran bagi generasi penerus bangsa.

Di Sukabumi, perayaan HUT TNI ke 77 diisi dengan kegiatan napak tilas dan longmarch yang dilakukan anggota TNI AD. Mereka berseragam loreng membawa bendera Merah Putih dan bendera Panji Siliwangi menyusuri jalan dari Bojongkokosan, Kota Sukabumi, Gekbrong hingga Kota Cimahi.


"Ini dalam rangka HUT TNI ke-77 dimana kita mengingat kembali sejarah kemudian membangkitkan lagi semangat. Selain itu bagaimana membangun rasa kebersamaan dari mulai perjuangan fisik sampai sekarang perjuangan intelektual," kata Pangdam III Siliwangi Mayor Jendral Kunto Arief Wibowo, Senin (3/10/2022).

Komandan Distrik Militer 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf. Dedy Ariyanto menambahkan, kegiatan ini sekaligus untuk mengenang jasa pahlawan, khususnya di Sukabumi. Kegiatan tersebut juga mendekatkan diri TNI dengan masyarakat.

"Ini merupakan bagian rangkaian dari napak tilas dari Bojong Kokosan ke Gekbrong dan berakhir sampai Cimahi. Jadi kita di sini ingin melihat TNI bersama masyarakat," kata Dedy.

Dia juga menyebut, momen tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat jika tak ada perbedaan antara TNI dengan rakyat.

"Sehingga TNI dengan rakyat itu nggak dipilah-pilah. Kita punya prinsip bersama rakyat TNI kuat. Nggak ada rakyat kita bubar aja jadi TNI," tuturnya.

Pelepasan para prajurit Siliwangi di Kota Sukabumi itu berlangsung meriah. Iringan drumband dan penampilan tari rampak gendang memeriahkan pelepasan anggota tersebut. Golok raksasa pun ikut diarak bersama rombongan.

Dipimpin Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Panji Siliwangi diserahkan antar pasukan napak tilas Batalyon 310.

"Alhamdulillah hari ini kami menyambut sekaligus melepas dalam rangka HUT TNI. Berharap tentunya kegiatan ini mampu memberikan suasana tersendiri bagi masyarakat, suasana nasionalisme, suasana menjadi bagian satu kesatuan NKRI sehingga mudah-mudahan bisa jadi edukasi juga buat anak-anak," kata Fahmi.

(orb/orb)