Para Jaksa akan Sambangi SMA di Jabar, Ada Apa?

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Senin, 21 Mar 2022 15:44 WIB
Kajati Jabar Asep N Mulyana
Kajati Jabar Asep N Mulyana (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikJabar)
Bandung -

Rencana Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar memasukkan materi anti korupsi di mata pelajaran PPKN untuk SMA di Jabar segera terealisasi. Bahkan, sejumlah jaksa bakal menyambangi sekolah untuk memberikan pembelajaran soal anti korupsi.

Langkah itu dilakukan usai Disdik Jabar menemui Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Asep N Mulyana di kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/3/2022). Asep menyatakan mendukung langkah Pemprov Jabar untuk memasukkan materi anti korupsi pada kurikulum pelajar SMA/SMK dan sederajat di Jabar.

"Kita bersama untuk menjadikan Jabar ini bebas korupsi. Salah satunya kami akan melakukan dalam konteks pencegahan ya," ucap Asep.


Untuk menunjang kurikulum anti korupsi tersebut, Asep berencana membentuk satuan tugas (satgas) di mana nantinya satgas tersebut membantu untuk menyiapkan materi anti korupsi yang akan diberikan kepada pelajar di Jabar. Selain menyiapkan materi, Asep mengatakan jaksa-jaksa di Jabar juga akan diarahkan untuk memberikan materi langsung ke sekolah-sekolah.

"Jadi di samping kurikulum, di dalam implementasinya pun nanti kita akan membuat berbagai macam pendekatan. Di satu sisi kami akan turun langsung sebagai narasumber pengajaran pendidikan anti korupsi," ucap Asep.

Dia menambahkan selain memberi pelajaran, para Jaksa juga nantinya memberikan pelatihan membangun karakter pelajar bebas korupsi. Salah satu yang mendasar terkait untuk memberitahukan perihal integritas.

"Kami akan membuat semacam gerakan atau bentuk bagaimana membina karakter atau integritas dari para siswa, akhirnya kita buat bagaimana mereka rencananya nanti ada duta integritas dibuat di sekolah itu dan dibuat juga di mereka itu bagaimana menanamkan kejujuran," tutur dia.

Asep menjelaskan pihaknya siap menanamkan integritas kepada para penerus bangsa. "Jadi kalau nanti ada menemukan berupa pensil kemudian penghapus yang tercecer, nanti kita siapkan mekanisme seperti apa sehingga mereka sudah terbiasa ya. Gerakan integritas itu gerakan keseharian bukan doktrinasi, tapi mereka menyadari betul bahwa ini adalah kebutuhan mereka," ujar dia.

"Nanti akan dibuat juga bagaimana kita membudayakan misalnya nyontek itu bukan hanya perbuatan yang tidak baik, tapi juga menjadi bibit korupsi. Tentu dengan pendekatan yang akan kita susun bersama dengan Kadisdik dan temen-temen di dinas pendidikan," tutur Asep menambahkan.

Sementara itu, Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan kurikulum ini rencananya mulai diberlakukan pekan ini. Adapun materi anti korupsi tersebut akan masuk pada mata pelajaran PPKN.

"Setelah Rabu, jadi kalau Rabu besok kita lakukan, jadi kalau Rabu besok Pak Kajati akan menyerahkan buku kurikulum pendidikan antikorupsi kepada kepala sekolah sebagai simbol dimulainya," tuturnya.

Dedi mengatakan tujuan diberlakukannya kurikulum ini tak lepas dari pengembangan pendidikan karakter di Jabar. Sehingga nantinya, para pelajar memiliki bekal di masa depan untuk tak melakukan perbuatan korupsi. Selain itu, kurikulum ini juga muncul usai momentum G20.

"Insya Allah dengan adanya kurikulum itu akan menjadi sebuah kelembagaan yang sudah ternaungi dan akan kita lakukan pembelajaran di sekolah bahkan saya sangat salut pak kajati tadi bilang bahwa siap menjadi pengajar langsung ke anak sekolah," kata dia.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat akan memasukkan materi antikorupsi pada mata pelajaran siswa SMA/Sederajat se-Jabar. Materi tersebut dinilai sesuai dengan pendidikan karakter yang dibangun di Jabar.

Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi mengatakan wacana memasukkan materi antikorupsi tersebut beriringan dengan pelaksanaan G20 Indonesia tahun 2022. Di mana, kata dia, isu antikorupsi menjadi salah satu tang dibahas dalam G20.

"Ini menjadi momentum dibentuknya komitmen bersama memberantas korupsi secara global," ucap Dedi kepada wartawan, Rabu (9/3).

(dir/bbn)