Jaksa Ungkap Alasan Banding Vonis Seumur Hidup Herry Wirawan

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Selasa, 22 Feb 2022 12:51 WIB
Penjara seumur hidup artinya apa? Pertanyaan ini muncul setelah Herry Wirawan divonis penjara seumur hidup dalam kasus pemerkosaan 13 santri.
Herry Wirawan (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menyatakan banding atas vonis seumur hidup hakim terhadap Herry Wirawan. Jaksa tetap pada tuntutan meminta agar pemerkosa 13 santriwati itu dihukum mati.

"Kami kemarin hari Senin tanggal 21 Februari 2022, sudah menyatakan sikap, menyatakan banding, upaya hukum banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Kelas IA Bandung," ucap Kepala Kejati Jabar Asep N Mulyana di kantor Kejati Jabar, Jalan Riau, Kota Bandung, Selasa (22/2/2022).

Penyerahan memori banding dilakukan oleh JPU ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung kemarin. Menurut Asep, ada beberapa pertimbangan sehingga JPU menyatakan banding.


Salah satunya, kata Asep, perbuatan yang dilakukan Herry merupakan kejahatan serius dan masuk kategori The Most Serious Crime. Kategori ini juga sempat jadi pertimbangan hakim saat membuat pertimbangan vonis beberapa waktu lalu.

"Kami tetap menganggap bahwa kejahatan yang dilakukan oleh Herry Wirawan itu sebagai kejahatan sangat serius ya, sehingga kami tetap konsisten bahwa tuntutan kami adalah tuntutan pidana mati," tuturnya.

Asep menegaskan bila banding yang dilakukan oleh JPU semata-mata guna memperoleh keadilan atas perbuatan Herry terhadap santriwati.

"Pada intinya kami akan terus konsisten dalam tuntutan yang kami ajukan pada prekursor kami sebelumnya," kata Asep.

Herry dituntut hukuman mati oleh jaksa. Namun, dalam sidang putusan, hakim memvonis Herry dengan hukuman penjara seumur hidup. "Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup," ucap hakim.

Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat 1, 3 dan 5 jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.



Simak Video "Hukuman Penjara Seumur Hidup untuk Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/bbn)