Reaksi Kajati Jabar soal Nurhayati Tersangka Usai Lapor Korupsi

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Selasa, 22 Feb 2022 10:35 WIB
Kajati Jabar Asep N Mulyana
Kajati Jabar Asep N Mulyana (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Asep N Mulyana menanggapi soal penetapan tersangka Nurhayati di kasus dugaan korupsi APBDes Cirebon. Asep menyebut penetapan tersangka tersebut berada di ranah penyidik.

"Terkait dengan penanganan perkara Nurhayati, sebagaimana sudah disampaikan oleh Kajari Kabupaten Cirebon bahwa perkara itu saat ini penanganannya dilakukan oleh penyidik kepolisian," ucap Asep usai meresmikan gedung Kejati Jabar di Jalan Riau, Kota Bandung, Selasa (22/2/2022).

Asep menjelaskan awalnya perkara itu menetapkan Supriyadi sebagai tersangka. Supriyadi merupakan kepala desa atau kuwu Desa Citemu, Kabupaten Cirebon.


"Pada awalnya sudah menetapkan tersangka si kepala desa atau kuwu itu, dalam perkembangannya ada petunjuk yang disampaikan oleh Kajari untuk melengkapi berkas perkara termasuk melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang terlibat," tuturnya.

Penyelidikan kemudian berlanjut. Dalam perkembangannya, Nurhayati yang merupakan Kaur Keuangan atau bendahara desa kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

"Tapi sekali lagi, ketika kita melakukan penyidikan, penetapan tersangka itu ada di ranah penyidik," ujarnya.

"Perlu saya sampaikan bahwa tentu saja bahwa kewenangan untuk menetapkan penyidikan termasuk menetapkan seseorang sebagai tersangka itu ada di ranah penyidikan ya," kata Asep menambahkan.

Sekadar diketahui, kisah yang dialami Nurhayati ini menjadi viral setelah ia melupakan kekecewaannya dalam sebuah video dan tersebar di sejumlah aplikasi WhatsApp dan media sosial (medsos). Dalam sebuah video berdurasi 2 menit 51 detik itu, Nurhayati mengaku kecewa kepada aparat penegak hukum yang telah menetapkannya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Supriyadi.

Nurhayati merasa diperlakukan tidak adil karena telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penggunaan APBDes yang dilakukan oleh Supriyadi. Padahal dalam kasus ini, Nurhayati mengaku sebagai pelapor.

"Saya ingin mengungkapkan kekecewaan terhadap aparat penegak hukum dalam mentersangkakan saya. Saya pribadi yang tidak mengerti tentang hukum merasa janggal. Karena saya sendiri sebagai pelapor, saya yang memberikan keterangan, saya yang memberikan informasi," kata Nurhayati dalam video viral yang tersebar di media sosial.



Simak Video "Tak Cukup Bukti, Alasan Kasus Nurhayati Cirebon Disetop"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/bbn)