35 SMPN di Cirebon Kurang Siswa, Disdik Buka Jalur Optimalisasi

Devteo Mahardika - detikJabar
Kamis, 09 Jul 2026 19:30 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto (Foto: Devteo Mahardika/detikJabar).
Cirebon -

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Cirebon masih menyisakan tantangan. Hingga memasuki tahap akhir, sebanyak 35 dari total 80 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Cirebon belum mampu memenuhi kuota peserta didik baru.

Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon membuka program optimalisasi daya tampung. Langkah ini diambil agar kursi yang masih kosong dapat diisi oleh calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah pada tahapan sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, membenarkan masih terdapat puluhan SMP Negeri yang kekurangan siswa pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

"Iya, memang masih ada beberapa sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan SPMB. Karena itu kami melakukan program optimalisasi keterserapan daya tampung SPMB SMP Negeri Tahun 2026," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Program optimalisasi tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 11 Juli 2026. Selama periode itu, sekolah yang masih memiliki sisa daya tampung diperbolehkan menerima calon peserta didik yang belum lolos pada proses seleksi sebelumnya.

Menurut Ronianto, langkah tersebut diharapkan mampu memaksimalkan daya tampung seluruh SMP Negeri sehingga akses pendidikan bagi lulusan sekolah dasar semakin terbuka lebar.

"Harapannya sekolah-sekolah yang belum memenuhi kuota bisa segera terpenuhi," katanya.

Simak Video "Video: SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin Cuma Punya 1 Siswa Baru di SPMB 2026"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork