Mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Cirebon, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (29/05/2026). Polisi yang menerima laporan langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD Gunung Jati untuk proses identifikasi.
Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari patroli laut Ditpolairud Polda Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu laporan diterima, kami bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan, pemeriksaan awal, hingga proses evakuasi korban dari tengah laut sebelum dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Asep menyebut, penemuan mayat ini bermula saat Kru Kapal Polisi VIII-1022 Ditpolairud Polda Jabar tengah melakukan patroli rutin di perairan Cirebon.
Saat itu, petugas melihat benda mencurigakan di permukaan laut yang kemudian dipastikan sebagai tubuh manusia. Sejumlah personel kemudian diterjunkan dengan perlengkapan evakuasi untuk mengangkat jasad tersebut.
"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke dermaga Pelabuhan Cirebon sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Gunung Jati menggunakan ambulans untuk kepentingan identifikasi dan pemeriksaan medis," kata dia.
Asep menyebut, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia remaja hingga dewasa. "Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hitam merek ZARA serta membawa tas punggung warna coklat merek Summer," ungkap Asep.
Selain itu, kata Asep, di dalam tas tersebut polisi menemukan sejumlah barang yang diduga dapat menjadi petunjuk identitas. Di antaranya gantungan kunci berbentuk boneka hati warna putih, gantungan berbentuk bunga, serta akrilik huruf "M".
Menurut Asep, hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu asal-usul maupun keberadaan keluarga korban.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk melapor apabila mengetahui informasi terkait korban atau merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai.
"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian atau datang ke RSUD Gunung Jati untuk membantu proses identifikasi. Apabila masyarakat menemukan informasi penting terkait korban, segera sampaikan melalui kantor polisi terdekat atau Layanan Polisi 110," ujarnya.
(iqk/iqk)
