Galian WC Berujung Temuan Granat 'Nanas' Diduga Aktif di Cirebon

Galian WC Berujung Temuan Granat 'Nanas' Diduga Aktif di Cirebon

Ony Syahroni - detikJabar
Senin, 27 Apr 2026 14:43 WIB
Benda diduga granat jenis nanas ditemukan di sekitar rumah warga di Kota Cirebon
Benda diduga granat jenis nanas ditemukan di sekitar rumah warga di Kota Cirebon (Foto: Istimewa)
Cirebon -

Suasana siang itu di sebuah rumah warga di Kota Cirebon berjalan seperti biasa. Aris, seorang pekerja, tengah menjalankan tugasnya menggali tanah untuk membuat saluran pembuangan air. Dengan linggis di tangan, ia mencungkil tanah sedikit demi sedikit, tanpa menyangka apa yang akan ditemukannya beberapa saat kemudian.

Di tengah aktivitas tersebut, linggis yang ia ayunkan nyaris membentur sesuatu yang keras. Aris spontan menghentikan gerakannya. Rasa penasaran bercampur waswas muncul saat ia melihat bentuk benda asing yang terkubur di dalam tanah.

"Waktu itu saya menggali pakai linggis, untung nggak kena barangnya," kata Aris, Senin (27/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia lalu memperhatikan lebih saksama. Bentuk benda itu begitu familiar, menyerupai granat. Seketika, rasa takut menyergap. Namun di sisi lain, ia merasa perlu memastikan dan menyingkirkan benda tersebut dari lokasi galian.

ADVERTISEMENT

"Itu saya menggali buat saluran air, pas menggali-gali, ada benda mirip kayak granat," sambungnya.

Dengan hati-hati, Aris menggunakan cangkul untuk mengangkat benda tersebut. Perlahan, ia memindahkannya ke luar lubang galian, menjauh dari area kerja. Setelah itu, ia segera memberi tahu pemilik rumah tentang temuan mencurigakan tersebut.

"Langsung dibawa keluar pakai cangkul, terus menghubungi yang punya rumah," ujarnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolsek Lemahwungkuk, Usep Winta, menjelaskan bahwa penemuan tersebut berawal dari rencana pemilik rumah yang hendak membuat saluran pembuangan WC.

"Awalnya pemilik rumah mau bikin saluran untuk pembuangan dari WC, dia memanggil orang yang kerja dua orang. Nah, pada saat menggali itu di luar di pojok ada benda diduga granat," kata Usep.

Benda itu ditemukan pada kedalaman sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Setelah dilakukan pengecekan awal bersama pihak TNI, muncul dugaan bahwa granat tersebut masih aktif, meskipun kondisi fisiknya telah dipenuhi karat.

"Tadi keterangan dari rekan-rekan TNI, kalau granat itu kan kalau sudah tidak ada fungsinya berarti sudah hancur," terang Usep.

"Berarti itu (benda yang ditemukan) kemungkinan masih aktif, tapi dari visualnya sudah rusak, karatnya juga sudah tebal," lanjutnya.

Dari bentuknya yang khas, benda tersebut diduga merupakan granat jenis nanas. Kini, granat tersebut telah diamankan oleh pihak berwenang dan akan dibawa ke gudang amunisi untuk penanganan lebih lanjut.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads