Beragam peristiwa terjadi di Jawa Barat hari ini, Senin, 16 Maret 2026, mulai dari petugas keamanan di Sukabumi mengadang pelaku curanmor hingga atap bangunan di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, ambruk yang mengakibatkan seorang warga tewas dan tiga lainnya luka-luka.
Berikut rangkuman Jabar hari ini:
Petugas Keamanan Adang Maling Motor
Aksi nekat seorang petugas keamanan menggagalkan pencurian sepeda motor di Kabupaten Sukabumi patut diacungi jempol. Petugas keamanan bernama Angga Gunawan (26) itu mengadang pelaku pencurian motor di kawasan Perumahan Bumi Tando Pratama, Kecamatan Sukaraja. Dalam upaya tersebut, Angga sempat terseret kendaraan pelaku sebelum akhirnya pencuri berhasil diamankan warga.
Peristiwa itu terjadi di depan Gerbang Tando 1, Kampung Tando, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, Angga tengah bertugas memantau situasi lingkungan melalui kamera pengawas (CCTV) di ruang monitor.
Saat melakukan pemantauan, Angga melihat gerak-gerik seorang pria yang dinilai mencurigakan. Ia kemudian memastikan pria tersebut diduga kuat hendak melakukan pencurian.
"Saat saya memonitor CCTV, ada seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dipastikan benar mengarah ke aksi pencurian, saya langsung keluar dan menghadang pelaku di depan Gerbang Tando 1," kata Angga saat dikonfirmas hari ini.
Menurutnya, pelaku awalnya datang dari arah Blok D menuju gerbang perumahan sesaat setelah waktu salat Jumat (13/3). Saat melintas di depan sebuah kedai seblak, pelaku sempat memperhatikan kondisi sekitar.
Tak lama kemudian, pelaku memutar balik kendaraannya dan berhenti di dekat sepeda motor milik korban. Setelah itu, pelaku mencoba membawa kabur kendaraan tersebut.
Melihat kejadian itu, Angga langsung berlari mengejar dan mengadang pelaku. Namun, saat mencoba menghentikan pelaku, ia sempat terseret motor hingga terpental beberapa meter.
"Karena pergerakan pelaku sudah saya pantau sebelumnya, saya langsung menghadang. Saat itu saya sempat terseret kendaraan pelaku sampai terpental beberapa meter," ujarnya.
Meski sempat terjatuh, Angga kembali bangkit dan berusaha menahan pelaku. Aksi tarik-menarik pun sempat terjadi antara keduanya selama sekitar dua menit.
Dalam situasi tersebut, Angga berteriak meminta bantuan dengan meneriakkan kata maling. Teriakan itu memancing warga sekitar datang ke lokasi.
"Waktu terjadi tarik-menarik, saya berteriak maling. Warga kemudian berdatangan dan membantu mengamankan pelaku," katanya.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan bersama warga dan dibawa ke pos keamanan setempat sambil menunggu petugas kepolisian datang. Angga mengatakan pelaku yang berjumlah satu orang itu akhirnya bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya.
"Alhamdulillah setelah diamankan, pelaku kooperatif dan mengakui kesalahannya," ujar Angga.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan, terutama dalam menjaga kendaraan bermotor. "Intinya masyarakat harus tetap berhati-hati menjaga barang berharganya, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja," pungkasnya.
Simak Video "Video: Komplotan Curanmor di Pamekasan Dibekuk, 9 Pelaku Ditangkap"
(wip/mso)