Langkah Emas Raih Kemenangan

9 Tips Menjaga Imun Saat Puasa Ramadan di Musim Penghujan

Dian Nugraha Ramdani - detikJabar
Kamis, 19 Feb 2026 10:30 WIB
Ilustrasi berpuasa (Foto: iStock)
Bandung -

Bulan Ramadan telah tiba. Puasa kali ini bisa jadi dilalui oleh umat Muslim di Jawa Barat dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dengan dominasi hujan. Musim penghujan masih terjadi.

Menjaga imun saat puasa Ramadan di musim penghujan penting untuk diperhatikan karena perubahan cuaca, suhu dingin, dan kelembapan tinggi dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan pola makan dan istirahat, sehingga risiko terserang flu, batuk, hingga demam bisa meningkat. Agar ibadah tetap lancar dan tubuh tidak mudah sakit, berikut sejumlah tips menjaga imun.

9 Tips Imun Kuat Saat Puasa Ramadan di Musim Penghujan

Kita ketahui bahwa imun atau sistem kekebalan tubuh adalah mekanisme alamiah pertahanan tubuh terhadap bakteri penyebab penyakit. Imun melibatkan sel, protein, jaringan, dan organ yang bekerja sama melindungi tubuh dari serangan virus, jamur, dan parasit. Berikut tips imun kuat saat menjalani puasa di musim hujan.

1. Asupan Gizi Seimbang Saat Sahur dan Berbuka

Inilah 7 Menu Sahur Sehat yang Disunnahkan Rasulullah Foto: Getty Images/iStockphoto/lisegagne

Saat puasa, tubuh sangat bergantung pada kualitas makanan di waktu sahur dan berbuka. Pastikan menu mengandung gizi seimbang, mulai dari karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Sayur dan buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, pepaya, jambu biji, serta sayuran hijau dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Protein dari telur, ikan, ayam, dan kacang-kacangan juga berperan penting dalam membentuk antibodi.

2. Cairan Tubuh Terpenuhi

Cuaca dingin sering membuat rasa haus berkurang, padahal tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup. Dehidrasi dapat melemahkan sistem imun dan membuat tubuh mudah lelah.

Terapkan pola 2-4-2, yaitu dua gelas air saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Dinukil dari situs berita.depok.go.id, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan "pola 2-4-2, yaitu pembagian waktu minum air putih selama puasa bisa dilakukan untuk menghindari dehidrasi. Pola tersebut, yakni dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih saat malam serta 2 gelas air putih saat sahur."

Selain air putih, konsumsi sup hangat atau buah tinggi air seperti semangka dan melon juga membantu menjaga hidrasi. Hindari minuman berkafein secara berlebihan karena dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh.

3. Makanan dan Minuman Hangat

Salah satu tips menjaga imun saat puasa musim hujan adalah mengonsumsi makanan dan minuman hangat. Sup ayam, wedang jahe, atau teh herbal hangat dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Jahe dan kunyit dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, tetap konsumsi dalam jumlah wajar agar tidak mengganggu lambung. Makanan hangat juga membantu melancarkan pencernaan setelah seharian berpuasa sekaligus meminimalisasi rasa mual pada perut.

4. Olahraga Ringan

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Aktivitas fisik ringan justru membantu melancarkan sirkulasi darah dan memperkuat sistem imun. Olahraga ringan seperti jalan santai, stretching, atau yoga selama 15-30 menit bisa menjadi pilihan. Waktu terbaik adalah menjelang berbuka atau setelah salat tarawih. Olahraga berat tidak disarankan.




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork