Sejumlah peristiwa terjadi di wilayah Cirebon Raya (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dalam sepekan terakhir. Mulai dari ambruknya atap gedung Kantor Disnaker Kota Cirebon hingga gugatan utang mantan bupati kepada Bupati Cirebon.
Berikut rangkuman berita Cirebon Raya dalam sepekan terakhir:
Atap Gedung Disnaker Kota Cirebon Ambruk, Enam Ruangan Rusak Parah
Atap gedung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon ambruk. Sebanyak enam ruangan dilaporkan rusak parah akibat insiden yang diduga dipicu cuaca buruk tersebut.
Pantauan di lokasi pada Selasa (27/1/2026), kondisi bangunan tampak porak-poranda. Material rangka baja ringan dan ribuan genteng berserakan menutupi lantai ruangan. Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman, mengungkapkan insiden ini terjadi pada akhir pekan lalu saat wilayah tersebut diguyur hujan deras berdurasi lama.
"Jumat malam itu hujan deras. Menjelang tengah malam, bangunan di sisi selatan ambruk," kata Agus saat ditemui di kantornya, Selasa (27/1/2026).
Agus merinci, enam ruangan terdampak mencakup area pelayanan publik, ruang kelas, Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, kantor UPT, hingga gudang. Beruntung tidak ada korban jiwa karena kantor dalam keadaan kosong saat kejadian.
Meski kondisi kantor memprihatinkan, Agus menegaskan aktivitas pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan mengalihkan operasional ke ruangan yang lebih aman. Merespons hal ini, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, menyatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Wali Kota untuk membahas rencana perbaikan teknis.
Banjir di Indramayu, Warga Ramai-ramai Mengungsi
Curah hujan tinggi mengguyur Kabupaten Indramayu sejak Senin (26/1/2026) malam hingga Selasa (27/1/2026) sore. Akibatnya, banjir merendam sejumlah permukiman dan memaksa warga mengungsi.
Salah satu lokasi terparah adalah Perumahan Citra Dharma Ayu (Cidayu). Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, membuat warga mulai mengevakuasi diri ke rumah kerabat. "Air sudah masuk rumah. Saya khawatir ada ular dan penyakit," ujar Rani (38), salah seorang warga.
Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, mengerahkan petugas dan perahu untuk membantu evakuasi. Berdasarkan prakiraan BMKG, intensitas hujan diprediksi masih tinggi hingga Kamis (29/1/2026). Selain Cidayu, banjir juga merendam Perumahan BDI, Margalaksana, dan Rumah Ningrat dengan ketinggian hingga 60 sentimeter.
Simak Video "Video Banjir Rob Merendam Pesisir Indramayu"
(bba/mso)