Menilik Akar Budaya Tionghoa di Festival Terang Bulan Bandung

Siti Nurhaliza Safitri - detikJabar
Sabtu, 10 Okt 2026 21:49 WIB
Terang Bulan Interactive Media Art Experience (Foto: Siti Nurhaliza Safitri/detikJabar).
Bandung -

Luò yè guī gēn, daun yang gugur kembali ke akarnya. Peribahasa Tiongkok tersebut seakan mengajarkan manusia untuk selalu mengingat asal-usulnya. Begitu pula dengan inisiatif yang dilakukan oleh Tjap Sahabat demi melestarikan jati diri budaya Tionghoa di jantung Pecinan Kota Bandung.

Berlokasi di Jalan Cibadak, Terang Bulan Interactive Media Art Experience seakan menjadi oase di tengah maraknya pedagang yang memadati kawasan tersebut. Festival seni budaya ini menampilkan karya 12 seniman yang digarap berdasarkan interpretasi atas shio dan pembacaan bazi masing-masing. Panitia festival, Dicky, menjelaskan bahwa Terang Bulan sendiri terinspirasi dari mitologi Cina.

"Kalau ngomongin bulannya sendiri tuh ada hubungannya sama mitologi dari Chinese. Dulu tuh ceritanya ada satu putri bulan bernama Chang'e. Sebelumnya dia adalah manusia biasa yang akhirnya terbang ke bulan buat meminum ramuan abadi dan akhirnya menetap di sana," ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (10/10/2026).

Memasuki area pameran seni, pengunjung akan disuguhi berbagai aktivitas interaktif layaknya shadow puppet workshop, permainan mahjong, hingga bazar kuliner. Pengunjung juga bisa menerjemahkan nama ke dalam aksara Tiongkok dan mengetahui makna di baliknya.

Sementara di area pameran seni yang cukup temaram, pengunjung akan dibuat terpukau dan dibimbing untuk memahami bagaimana para seniman merespons dirinya sendiri. Salah satu karya yang paling mencolok merupakan balon raksasa berbentuk ayam warna merah yang selalu bergerak kembang-kempis.

Karya milik Erwin Thomas tersebut dijelaskan sebagai interpretasi atas pembacaan bazi yang menyatakan dirinya merupakan ayam logam dan diibaratkan seperti rumput yang punya akar kuat.

"Di samping ayam logam yang didapat, Mas Erwin juga seorang yang fleksibel. Makanya kenapa di sini visualnya balon ayam yang kembang-kempis, itu melambangkan sifat fleksibilitasnya," jelas Haqi selaku exhibition leader di pameran seni Sabtu itu.

Simak Video "Menginap di Hotel Nyaman di Bandung, Menikmati Liburan "


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork