Kenapa Disebut Cicaheum? Ini Penjelasan Sejarah dan Toponiminya

Dian Nugraha Ramdani - detikJabar
Rabu, 11 Feb 2026 07:30 WIB
Terminal Cicaheum (Foto: Mochamad Solehudin)
Bandung -

Cicaheum merupakan nama sebuah kelurahan di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Namanya dikenal luas sebagai Terminal Cicaheum karena keberadaan terminal dan angkot di wilayah ini.

Terminal Cicaheum yang diresmikan oleh Wali Kota Bandung Otje Djundjunan pada 23 Agustus 1975 merupakan terminal bus tipe A legendaris di Bandung. Tempat ini menjadi gerbang utama bus AKAP/AKDP.

Dibangun di lahan 1,1 hektare, terminal ini terkenal sibuk sejak era 1980-an dan menjadi saksi perjuangan hidup para perantau. Terminal ini pernah identik dengan premanisme dan belakangan menjadi lebih 'soft' sebagai lokasi syuting serial Preman Pensiun.

Jika menilik namanya, 'Ci' dan 'Caheum' sering kali dikaitkan dengan perkataan kasar. Mungkinkah nuansa yang 'keras' tersebut yang membuatnya bernama Cicaheum?

Namun, terdapat dugaan lain mengenai toponimi Cicaheum ini. Sejumlah sumber menyebutkan Cicaheum bukan berkaitan dengan 'cangkem', melainkan diambil dari nama tanaman yang mungkin pernah hidup di wilayah ini.

Bagaimana asal-usul Cicaheum? Simak artikel ini sampai tuntas.

Kata Caheum dalam Kamus

Kata Caheum, baik dalam kamus Sundadigi maupun Kamus Basa Sunda R.A. Danadibrata, mempunyai makna sesuatu yang berkaitan dengan 'cangkem', ucapan, geraham, rahang, atau gusi. Dikatakan 'goreng caheum' berarti sangat jelek omongannya.

Dalam Sundadigi, ada contoh kalimat yang menyebutkan jika seseorang terlampau kedinginan, dua rahangnya akan bersuara gemelutuk. Rahang tersebut dalam bahasa Sunda disebut 'caheum'.

Namun, penamaan Cicaheum tampaknya sudah lebih dulu ada jauh sebelum Terminal Cicaheum yang identik dengan premanisme dan kata-kata kasar itu berdiri dan menjadi ramai.

Jika terminal diresmikan pada 1974, nama Cicaheum setidaknya sudah disebut-sebut sejak tahun 1950-an. Misalnya, di dalam koran Algemeen Indisch dagblad: de Preangerbode edisi 30 Oktober 1951.

Di situ, terdapat sebuah pengumuman tentang 'Daftar Waktu dan Tempat Penyuntikan Pes Dalam Kota Besar Bandung Tahun 1951'. Di sana disebutkan bahwa salah satu tempat penyuntikan vaksin wabah tersebut dilakukan di 'Pol. Tjitjaheum'.




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork