Kabar gembira bagi warga Bandung selatan. Buat kamu pencinta 'Raja Buah' alias durian, yuk kunjungi Trans Durian Roadshow 2026 yang digelar di Transmart Buahbatu, Jalan Terusan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Bertempat di halaman Transmart Buahbatu, pameran durian ini berlangsung selama 11 hari, mulai tanggal 14 hingga 25 Agustus mendatang.
Trans Durian Roadshow 2026 ini membawa misi khusus. Durian yang dijajakan didatangkan langsung dari kebun milik petani di Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi. Acara ini juga bertujuan memotong rantai tengkulak dan mendongkrak popularitas durian lokal ke ranah ritel modern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, titik roadshow di Buahbatu ini mengedepankan pasokan yang didatangkan langsung dari para petani lokal dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Fokus utama kita di durian lokal karena kita ingin menghidupkan dan mengangkat derajat petani lokal agar produknya bisa masuk ke pasar modern," kata Store GM Transmart Buahbatu Ganjar, Jumat (14/8/2026).
Ganjar mengungkapkan, durian yang dijajakan merupakan hasil panen segar yang baru tiba dari perkebunan. Keterlibatan langsung pasokan dari petani membuat stok terjamin melimpah, sekaligus memastikan kesegaran buah bagi para pengunjung.
"Harga durian, kita ada Rp200 ribu, lima biji, Rp205 ribu. Kebanyakan kita mainnya di lokal karena kita ingin menghidupkan petani lokal," ungkapnya.
Ganjar menambahkan, pengunjung juga bisa makan di tempat. Pihaknya menyediakan meja dan kursi yang bisa digunakan pengunjung.
"Bisa dine in di sini, kita sediakan meja dan kursi. Biar para pengunjung bisa menikmati langsung kesegaran durian yang baru dipetik dari kebun," ucapnya.
Berbagai Varietas Durian Nusantara
Berbagai varietas unggulan Nusantara turut dihadirkan dalam acara Trans Durian Roadshow 2026.
"Ada durian Medan, Bali, Lampung, Sulawesi, hingga varietas lokal Jawa Barat seperti Durian Silayung asal Tasikmalaya yang dikenal dengan rasa manis pekatnya. Selain itu, varietas populer seperti Petruk, Matahari, hingga jenis Musang King (Mas Muar) dan Montong Thailand juga memadati area pameran," kata petani durian Fahmi.
Fahmi menyebut, harga durian dibanderol bervariasi mulai dari Rp125.000 hingga Rp200.000 per kilogram, tergantung pada jenisnya.
Dia memberikan jaminan dan kualitas penuh bagi para pembeli yang ingin langsung menikmati durian di tempat.
"Semua durian bergaransi manis. Kalau rasanya hambar, tidak usah bayar," ujarnya.
Kehadiran acara yang menjadi ajang penyerapan hasil panen di pusat perbelanjaan modern ini disambut hangat oleh para pegiat dan petani durian. Fahmi mengaku bangga dapat memamerkan langsung durian hasil garapan daerah kepada pengunjung pasar modern.
"Sangat membantu sekali. Kebiasaan kita kan jualan di kampung atau daerah, sekarang diundang ke mal besar seperti ini. Tentu bangga sekali," pungkasnya.
(sud/sud)
