Cuan Menggiurkan dari Bisnis Batik Khas Cimahi

Cuan Menggiurkan dari Bisnis Batik Khas Cimahi

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 02 Okt 2022 20:01 WIB
Melihat Koleksi Batik Khas Cimahi di Galeri Lembur Batik Cimahi
Batik Cimahi (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Cimahi -

Di Indonesia sejumlah daerah menjadi daerah penghasil motif dan kualitas batik terbaik, cantik, dan sarat makna. Sebut saja Cirebon, Solo, Pekalongan, Yogyakarta, Bali, dan daerah lainnya di Indonesia.

Namun siapa sangka kalau Cimahi, sebuah kota kecil yang bertetangga dengan Kota Bandung sebagai jantungnya Jawa Barat juga punya batik khas daerahnya sendiri. Tentu saja kalah pamor dibandingkan dengan batik-batik daerah daerah yang telah disebutkan di atas.

Triwanto Wardi (54), merupakan sosok pria yang saat ini fokus mengembangkan batik khas Cimahi. Upaya itu dilakukan Triwanto lewat Galeri Lembur Batik miliknya di Jalan Bumi Prima Raya, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.


"Awalnya itu dari 2009 atas gagasan istri Wali Kota Cimahi yang juga Ketua Dekranasda. Bertahan sampai tahun ini, artinya sudah 13 tahun," ungkap Triwanto kepada detikjabar.

Sebagai seorang pebisnis yang turut andil mengenalkan batik khas Cimahi ke khalayak, Triwanto mampu bertahan dari segala kondisi termasuk pandemi COVID-19 yang terjadi pada awal tahun 2020. Menurutnya bisnis batik cenderung stabil dalam segala keadaan.

"Semua sektor ekonomi seperti terdampak karena pandemi. Tapi bisnis batik itu sebetulnya cukup stabil ya datar-datar saja. Kalau ada kenaikan nggak terlalu tinggi begitupun kalau turun tidak terlalu anjlok," ucap Triwanto.

Meskipun belum setenar batik Solo, Yogyakarta, maupun Pekalongan, namun batik khas Cimahi juga sudah punya target pasarnya sendiri. Terbukti dari penjualan tiap bulan, Triwanto mampu menjual hampir 300 potong kain batik dengan beragam motif.

"Alhamdulillah penjualan kita juga cukup lumayan, bisa sampai 300 potong sebulan. Untuk omset mungkin sekitar Rp 100 juta sampai Rp 250 juta per bulan," kata Triwanto.

Kebanyakan batik khas Cimahi dijadikan suvenir untuk tamu-tamu yang berkunjung ke instansi pemerintahan maupun swasta. Pilihan batik yang akan dijadikan buah tangan juga banyak jenisnya, seperti batik tulis maupun batik cap.

"Kalau daerah lain kan menang sengaja dicari, kalau Cimahi ini biasanya untuk suvenir. Jadi harganya itu mulai dari Rp 175 ribu semua motif, ada juga yang Rp 250 ribu, Rp 300 ribu, sampai Rp 1 juta," kata Triwanto.

Bentuk promosi batik Cimahi yang memiliki lima motif di antaranya motif Cireundeu dengan gambar daun singkong dan umbi, Ciawitali dengan gambar daun dan batang bambu, Pusdik dengan gambar kawah candradimuka dan kegiatan militer, Curug Pelangi dengan motif air terjun, hingga kujang yang merupakan senjata khas Jawa Barat turut dilakukan pemerintah dan sekolah di Cimahi.

"Jadi motif batik khas Cimahi sudah dipakai oleh Pemkot Cimahi. Kemudian sekolah di Cimahi juga pakai motif batik khas daerahnya," ucap Triwanto.

(mso/mso)