Bandara Kertajati Ditetapkan Jadi Entry Point Perjalanan Luar Negeri

Bandara Kertajati Ditetapkan Jadi Entry Point Perjalanan Luar Negeri

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Sabtu, 24 Sep 2022 02:01 WIB
Situasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka masih terlihat sepi pengunjung. Ini penampakannya.
Bandara Internasional Jawa Barat (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Majalengka -

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka diprediksi bakal bangkit dari 'mati suri' dalam waktu dekat. Pasalnya, bandara tersebut kini resmi menjadi entry poin atau pintu masuk perjalanan luar negeri.

Disahkannya BIJB Kertajati sebagai pintu masuk perjalanan luar negeri itu, ditetapkan Satgas COVID-19 melalui Surat Edaran (SE) nomor 25 tahun 2022 serta diperkuat Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 42 tahun 2022 dan SE Menhub nomor 88 tahun 2022.

Aktivitas di bandara terbesar kedua di Indonesia tersebut akan diawali dengan pelayanan penerbangan umroh. Rencananya, penerbangan umroh akan dilaksanakan November 2022 mendatang.


"Penerbangan umroh kali ini akan difasilitasi oleh maskapai Garuda dan Lion Air yang telah menyatakan kesiapannya melakukan penerbangan langsung dari Kertajati ke Jeddah," kata Vice President of Corporate Secretary PT BIJB Dian Nurrahman dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

"Direncanakan penerbangan menggunakan Lion akan dilakukan empat flight per-minggu. Sementara, Garuda akan melakukan penerbangan satu flight per-minggu. Sehingga total terdapat lima flight dalam satu minggu," ujar dia menambahkan.

Keseriusan untuk mengakselerasi persiapan penerbangan umroh, jelas Dian, pihaknya telah menggelar Travel Gathering pada tanggal 4 Agustus 2022 lalu, yang dihadiri para agen travel umroh, maskapai, regulator dan operator bandara.

Dalam kesempatan itu, lanjut dia, membuahkan kesepakatan bahwa semua pihak mendukung terlaksananya penerbangan umroh melalui Bandara Kertajati.

"Bahkan travel umroh yang berkomitmen juga tidak hanya dari wilayah Ciayumajakuning namun juga dari Bandung siap meramaikan penerbangan Kertajati," ujar dia.

Disampaikan Dian, maskapai penerbangan internasional dari Malaysia, yakni Malaysia Airlines (MH) telah menyatakan kesediaannya untuk melayani penerbangan internasional dengan rute Kuala Lumpur-Kertajati kepada operator BIJB.

Dengan masuknya maskapai Lion Air, Garuda Indonesia dan Malaysia Airlines ini, bandara tersebut diprediksi akan kembali menggeliat. Potensi jumlah jemaah umroh yang akan terbang dari Bandara Kertajati ini diprediksi ada 8.657 orang.

"Berdasarkan data Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama tahun 2022, potensi jemaah umroh dari catchment area Bandara Kertajati terdapat 8.657 jemaah umrah yang belum berangkat," ucap dia.

Sementara, dalam menyambut persiapan layanan penerbangan umroh November mendatang, BIJB telah berkoordinasi dengan berbagai lintas sektor, seperti dengan Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura II selaku operator bandara, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Pertamina, tenant, operator multimoda, travel agen umrah dan seluruh stakeholder pendukung.

Kendati demikian, koordinasi juga dilaksanakan dengan Kantor Staf Presiden yang senantiasa menyuport adanya penerbangan di Bandara Kertajati agar dalam pelaksanaan penerbangan umroh nantinya akan berjalan dengan lancar.

"Kita pun akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan wilayah sekitar Ciayumajakuning untuk dapat mendukung rencana tersebut," jelas dia.

Tidak hanya sebatas koordinasi, sejumlah fasilitas penunjang seperti penginapan atau hotel hingga rumah sakit, telah disiapkan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan di Bandara Kertajati.

(mso/mso)