Sebanyak 37 kios di Jalan Dr Djunjunan atau Pasteur, Kota Bandung dibongkar. Satpol PP pun menyatakan, penertiban itu dilakukan untuk mengembalikan ruang milik jalan (rumija), terutama trotoar bagi pejalan kaki.
Sebagaimana diketahui, puluhan kios di Pasteur dibongkar pada Rabu (2/9) lalu. Penertiban dilakukan tim gabungan Satpol PP Jawa Barat lantaran kios tersebut dinyatakan sebagai bangunan liar.
"Pada prinsipnya kita sedang melakukan penggalangan, kegiatan-kegiatan penataan kota. Intinya kita ingin mengembalikan kepada fungsinya bahwa trotoar itu adalah untuk kepentingan masyarakat," kata Kasatpol PP Kota Bandung Bambang Sukardi, Sabtu (5/9/2026).
Penertiban itu sekaligus dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang biasa terjadi jika hujan deras datang. Bambang pun memastikan, sebelum dibongkar, para pedagang telah mendapat surat pemberitahuan bahwa aktivitas usahanya melanggar aturan.
"Karena Jalan Pasteur ini merupakan pintu keluar masuknya Kota Bandung, jadi ini merupakan kewajiban kita bersama. Kita akan menata kembali bahwa fungsi daripada rumija ini untuk kepentingan masyarakat. Kota Bandung ini menjadi kota wisata, kota pendidikan, kota sentra industri dan UMKM, pokoknya menjadi pusatnya kunjungan wisata. Itu harapannya," ungkap Bambang.
Simak Video "5 Warga Bekasi Diamankan Saat Buru Sapu-sapu di Jakpus Buat Dijual"
(ral/mso)