Round-up

Kematian Misterius Remaja Saat Dini Hari di Tasikmalaya

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 04 Sep 2026 08:00 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian bentrok geng motor di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Minggu (30/8) dini hari, suasana mencekam terjadi di Kota Tasikmalaya. Seorang remaja berinisial IMM (16), tewas setelah menderita cedera parah di bagian kepala.

Ironisnya, korban meninggal dunia akibat dugaan bentrok kelompok geng motor di jalanan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak terselamatkan.

Semuanya bermula, saat korban yang berasal dari Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya sedang menumpangi motor Honda Beat berknalpot brong bersama dua kawannya, ZG (18) dan RA (17). Saat melintas di Jalan E.Z. Muttaqin, suasana mencekam itu pun langsung datang tak bisa dihindari.

Korban, saat itu berada di posisi paling belakang. Sedetik kemudian, muncul kelompok yang belum teridentifikasi dan langsung menyerang korban bersama rekan-rekannya.

Karena berada di posisi belakang, korban langsung jadi sasaran pemukulan. Kepalanya kena hantaman benda tumpul hingga membuatkan terjatuh dan seketika kehilangan kesadaran.

Melihat kondisi IMM yang kritis, ZG dan RA langsung melarikannya ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya demi mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah berjuang selama beberapa hari dalam perawatan intensif, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9/2026).

Kasus ini, kemudian membuat Polres Tasikmalaya Kota turun tangan untuk mendalami peristiwa tersebut. Sejumlah tindakan telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi kunci. Terbaru polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan bentrok antara anggota salah satu geng motor dengan sekelompok orang tidak dikenal. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk dua rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian," ujar Januar, Kamis (3/9/2026).

Saat ini tim penyidik masih mengumpulkan deretan barang bukti guna merangkai motif sekaligus mengidentifikasi para pelaku yang terlibat. Pihak kepolisian juga meminta partisipasi aktif dari warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut untuk segera melapor.

Peristiwa memilukan ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor yang rentan memicu aksi kriminalitas di wilayah Kota Tasikmalaya. Kepolisian menegaskan bakal mengusut tuntas kasus ini dan memproses hukum para pelaku tanpa tebang pilih.

"Kami masih berusaha menyelidiki, jika masyarakat memiliki informasi bisa dilaporkan kepada kami," kata Januar.




(ral/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork