Warga Tasikmalaya dihebohkan dengan kejadian kekerasan jalanan yang diduga melibatkan kelompok geng motor hingga memakan korban jiwa.
Berikut 5 fakta dalam kejadian ini:
Korban Alami Cedera Parah di Kepala
Seorang remaja berinisial IMM (16), warga Kecamatan Bungursari, mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit usai menderita cedera kepala parah akibat bentrokan di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden berdarah itu berlangsung pada Minggu (30/8) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Korban saat itu tengah berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Beat berknalpot brong bersama dua rekannya, ZG (18) dan RA (17).
Meninggal di Tempat
Ketika melintasi lokasi kejadian, rombongan korban diserang sekelompok orang yang belum teridentifikasi. IMM yang berada di posisi paling depan kendaraan menjadi sasaran pemukulan hingga terkena hantaman benda tumpul di bagian kepala.
Hantaman itu membuat korban seketika hilang kesadaran di tempat.
Melihat kondisi IMM yang kritis, ZG dan RA langsung melarikannya ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya demi mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setelah berjuang selama beberapa hari dalam perawatan intensif, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (2/9).
Didalami Polisi
Aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota kini tengah mendalami peristiwa ini. Sejumlah tindakan kepolisian telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi kunci. Terbaru polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan bentrok antara anggota salah satu geng motor dengan sekelompok orang tidak dikenal. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk dua rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian," ujar Januar, Kamis (3/9/2026).
Polisi Kumpulkan Barang Bukti
Saat ini tim penyidik masih mengumpulkan deretan barang bukti guna merangkai motif sekaligus mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.
Pihak kepolisian juga meminta partisipasi aktif dari warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut untuk segera melapor.
Peristiwa memilukan ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor yang rentan memicu aksi kriminalitas di wilayah Kota Tasikmalaya.
Polisi Janji Kasus Diusut
Kepolisian menegaskan bakal mengusut tuntas kasus ini dan memproses hukum para pelaku tanpa tebang pilih.
"Kami masih berusaha menyelidiki, jika masyarakat memiliki informasi bisa dilaporkan kepada kami," kata Januar.
(wip/sud)
