KDM Diisukan Pindah ke PSI, Gerindra: Beliau Malah Kaget

KDM Diisukan Pindah ke PSI, Gerindra: Beliau Malah Kaget

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 13:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Bandung -

Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Dedi diisukan bakal meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Isu tersebut beredar tanpa kejelasan mengenai sumber awalnya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dedi Mulyadi maupun PSI yang memastikan adanya rencana perpindahan partai tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi sendiri masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Bahkan, ia merupakan salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa, mengaku ikut kaget ketika isu tersebut tiba-tiba ramai. Ia bahkan langsung menghubungi Dedi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

ADVERTISEMENT

"Iya, saya juga nggak tahu itu info awalnya dari mana kan gitu ya. Cuman tiba-tiba pagi ini kok banyak wartawan yang juga minta konfirmasi ke saya," kata Buky saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Menurut Buky, dirinya langsung mengkonfirmasi isu itu kepada Dedi Mulyadi. Hasilnya, Dedi kata dia, mengaku tidak mengetahui dari mana kabar itu muncul.

"Ya yang jelas pertama-tama saya konfirmasi ke KDM. Saya udah udah konfirmasi ke KDM bahkan beliau itu terheran-heran gitu. Jadi nggak ada dalam pikirannya katanya gitu. Kan kalau saya ditanya kan saya harus konfirmasi ke yang bersangkutan," ujarnya.

"Jadi tadi saya telepon beliau malah terkaget-kaget tapi sambil senyum-senyum gitu kan. Maksudnya dia sendiri nggak ada dalam pikirannya, nggak ada gitu," sambung Buky.

Buky menegaskan, sampai saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan Dedi akan meninggalkan Gerindra. Posisi Dedi di partai pun masih jelas sebagai anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

"Iya. Kan beliau itu salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ya. Kalau kalau pembina kan harus punya integritas yang tinggi," tegasnya.

Buky pun menyebut isu tersebut masih sebatas rumor. Ia mengaku tidak ingin Partai Gerindra terburu-buru memberikan respons karena belum ada informasi resmi yang bisa dijadikan dasar.

"Kalau saya tadi mengonfirmasi ke KDM, iya gitu. Dan Pak KDM juga sebagai salah satu anggota Dewan Pembina di DPP Partai Gerindra kan juga pasti kan berkomunikasi dengan DPP untuk hal-hal yang urgennya gitu," kata Buky.

"Iya karena kan bagaimana kita bisa bereaksi terhadap rumor ya. Malah malah nanti bakal menimbulkan hal-hal yang hanya sekadar jadi makin ramai aja," lanjutnya.

PSI Buka Pintu untuk Dedi

Di tengah bantahan dari Gerindra, PSI justru tidak menutup kemungkinan jika Dedi Mulyadi suatu saat bergabung dengan partai tersebut. Eks Ketua DPW PSI Jawa Barat Marshall mengatakan, PSI merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun, termasuk Dedi.

"Jadi intinya kalau di PSI itu partai yang terbuka, partai yang super terbuka. Siapapun memungkinkan untuk bergabung di PSI, termasuk KDM," kata Marshall yang kini jadi salah satu pengurus di DPP PSI.

Namun, Marshall belum mau memastikan apakah Dedi benar-benar akan bergabung. Menurutnya, keputusan tersebut masih menjadi sesuatu yang belum bisa dibuka ke publik.

"Jadi kalau KDM isu bergabung atau nggak, itu harus ditunggu Kang, seperti biasa. Bisa iya bisa nggak. Jadi masih rahasia itu," ujarnya.

Komunikasi antara PSI dengan Dedi juga disebut tetap terjalin. Marshall mengatakan hubungan tersebut sudah berlangsung sejak Pilgub Jabar 2024 ketika PSI memberikan dukungan kepada Dedi.

"Ya pasti ada dong, kan kita juga dukung KDM waktu itu (Pilgub). Komunikasi ya pasti baik. Kita kawal terus kan pemerintahannya, kalau ada yang nggak bagus ya pasti kita kritik, kalau bagus ya udah kita mah banyak diam," katanya.

Meski begitu, Marshall mengaku belum mengetahui adanya pembahasan resmi mengenai Dedi di tingkat internal PSI.

"Sejauh ini belum ya di internal, kalau di tingkat internal keseluruhan belum, tapi kalau di elitnya mungkin yang pimpinan-pimpinan, saya juga belum tahu tuh. Mungkin ada pembahasannya di tingkat yang lebih atas lagi, kita juga belum tahu. Tapi rumor itu juga bagus juga sih kalau syukur-syukur beneran ya," ucapnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Dijanjikan Kompensasi oleh KDM, Puluhan Kios Liar Jalur Puncak Dirobohkan"
[Gambas:Video 20detik] (bba/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads