Aksi pembakaran misterius berulang kali terjadi di sejumlah sudut Kota Bandung dalam waktu sepekan terakhir. Pelakunya belum terungkap, tetapi pola aksinya mulai terbaca. Pelaku merupakan seorang pria mengenakan hoodie hitam, masker. Dia berkeliling pada dini hari untuk membakar berbagai objek.
Jejak aksinya pertama kali mencuat di kawasan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Minggu (2/8/2026) dini hari. Sasaran pertamanya adalah bendera Merah Putih yang terpasang di sebuah rumah warga.
Bendera tersebut dibakar, tetapi api segera diketahui dan dipadamkan warga sebelum merembet ke bangunan. Pemilik rumah, Mia (61), mengaku melihat kejadian itu melalui rekaman CCTV yang diperoleh dari ketua RT.
"Iya. Nggak ada yang tahu, keburu dimatikan, saya lihat di CCTV dari Pak RT," tutur Mia.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada polisi. Namun, saat itu pelaku masih menjadi sosok misterius. Polisi baru bisa memastikan bahwa pembakaran dilakukan oleh orang tak dikenal dan masih melakukan penyelidikan.
"Terkait kejadian kemarin, ada diduga pembakaran bendera ya pada dini hari yang terjadi di wilayah hukum Polsek Andir. Saat ini sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota kami, gabungan dari Polrestabes Bandung maupun dari Polsek Andir," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, Rabu (5/8/2026).
Dua hari kemudian, aksi serupa kembali muncul. Kali ini kebakaran terjadi di kawasan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 02.40 WIB. Berbeda dengan aksi pertama yang hanya membakar bendera, kali ini pelaku diduga menyulut api pada sebuah bangunan.
Dalam rekaman CCTV, pria dengan ciri serupa terlihat memantikkan api sebelum meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, kobaran api muncul hingga warga dan petugas pemadam kebakaran turun tangan.
Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pemilik bangunan telah membuat laporan polisi.
"Pelapor sudah buat laporan, sedang pemeriksaan," ujarnya.
Dari titik ini, dugaan bahwa aksi pembakaran dilakukan oleh orang yang sama mulai menguat. Polisi menemukan kemiripan ciri pelaku dengan kejadian di Andir.
"Dugaan sementara orang yang sama," kata Fetrizal.
Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"
(bba/mso)