Warga Andir, Kota Bandung, dihebohkan dengan aksi pembakaran bendera Merah Putih yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (2/8) dini hari lalu.
Satreskrim Polrestabes Bandung turun tangan menyelidiki kasus ini. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, pihaknya tengah mendalami perkara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait kejadian kemarin, ada diduga pembakaran bendera ya pada dini hari yang terjadi di wilayah hukum Polsek Andir. Saat ini sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota kami, gabungan dari Polrestabes Bandung maupun dari Polsek Andir," kata Anton, Rabu (5/8/2026).
Anton meminta masyarakat yang mengetahui ciri-ciri pelaku untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
"Ya kami mohon infonya, mohon bantuannya juga ya, saat ini untuk yang diduga pelaku masih dalam tahap penyelidikan kami, untuk menangkap yang bersangkutan ," sebutnya.
Saat disinggung mengenai kemungkinan pelaku beraksi di lokasi lain, Anton menyatakan hal itu masih dalam penyelidikan intensif.
"Ya memang ada indikasi kemiripan dengan TKP lainnya, di wilayah Polsek Astanaanyar juga ya yang ada kemiripan. Tapi kami lagi pastikan apakah memang sama pelakunya atau tidak," katanya.
Baik TKP Andir maupun Astanaanyar, Anton menyebut anggotanya telah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
"Ya, ada beberapa saksi yang sudah kami mintai keterangan. Yang pertama dari pemilik tempat, ya kemudian saksi yang mengetahui kejadian, dan ada saksi juga yang kami anggap ada kaitan dengan pelaku, yang melihat dan mengetahui pelaku perginya ke arah mana," jelasnya.
Terkait apakah kejadian ini merupakan bentuk provokasi, Anton belum dapat menyimpulkan hal tersebut.
"Ya sementara kami masih mendalami apakah ada motif lain ya yang terkait kejadian tersebut. Dan kami juga memohon bantuan dari masyarakat ya, jika melihat atau mendapatkan informasi terkait dugaan pelaku, jangan sungkan untuk memberitahukan kami dari kepolisian ya, baik dari Polsek maupun dari Polrestabes kami akan segera tindak lanjuti informasi tersebut," pungkasnya.
Simak Video "Video: Polisi Amankan Sabu 1 Kg Jelang Nataru"
[Gambas:Video 20detik] (wip/mso)
