Jabar Hari Ini: Izin Videotron SixNine Padel Dibekukan Buntut Tebang Pohon

Jabar Hari Ini: Izin Videotron SixNine Padel Dibekukan Buntut Tebang Pohon

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 07 Agu 2026 22:00 WIB
Penyegelan videotron SixNine Padel buntut penebangan 10 pohon secara ilegal.
Penyegelan videotron SixNine Padel buntut penebangan 10 pohon secara ilegal. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Beragam peristiwa menarik terjadi di Jawa Barat (Jabar) hari ini, Jumat (7/8/2026). Mulai dari gangster yang keroyok pemuda di Garut ditangkap, hingga izin videotron SixNine Padel dibekukan buntut penebangan 10 pohon kota secara ilegal.

25 Orang Diduga Keracunan MBG di Dramaga

Duapuluh lima orang mengalami gangguan kesehatan diduga setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Polisi menyebut angka tersebut masih mungkin meningkat seiring proses pendataan.

"Korban sampai dengan saat ini berjumlah 25 orang, terdiri atas guru dan siswa. Tidak tertutup kemungkinan jumlahnya bertambah," kata Kapolsek Dramaga AKP Agripinus Motani Zalukhu saat dikonfirmasi detikJabar, Jumat (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis 6 Agustus 2026. Para korban mengalami mual, muntah, diare, sakit perut, hingga sakit kepala.

Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Dramaga di JRaya Ciherang untuk mendapatkan penanganan medis. Kepolisian bersama unsur musyawarah pimpinan kecamatan dan tenaga kesehatan masih memantau kondisi para korban.

ADVERTISEMENT

"Sampai saat ini Polsek Dramaga bekerja sama dengan unsur muspika dan Puskesmas Dramaga mengutamakan pengobatan serta pemulihan kesehatan para korban," ujar Agripinus.

Menu MBG yang dibagikan hari itu terdiri atas nasi putih, telur balado, tempe goreng, tumis wortel, jagung, brokoli, dan buah anggur. Makanan dipasok Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciherang 2 yang dikelola Yayasan Hidayah As-Salam di Jalan Raya Dramaga.

Sebelumnya, salah seorang guru SDN Ciherang 01, Silvany, mengatakan gejala paling banyak yang dialami siswa adalah muntah. Keluhan mulai muncul setelah mereka menyantap hidangan MBG.

"Sebagian besar mengalami muntah-muntah. Ada juga satu orang guru yang mengalami gejala serupa," kata Silvany.

Ia menyebut penyebab gangguan kesehatan itu belum diketahui secara pasti. Pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.

"Hasil uji laboratoriumnya belum keluar. Jadi, kami belum mengetahui secara pasti penyebabnya," ujarnya.

Silvany mengatakan dugaan awal tenaga medis mengarah pada telur dan tempe. Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan sebelum hasil pengujian laboratorium keluar.

SDN Ciherang 01 memiliki lebih dari 450 siswa. Paket MBG dibagikan kepada seluruh kelas serta guru. Pihak kepolisian belum menyampaikan jumlah penerima yang telah diperiksa maupun rincian kondisi terkini masing-masing korban.

Gangster Pengeroyok Pemuda di Garut Ditangkap

Polres Garut meringkus puluhan berandalan bermotor yang melakukan penganiayaan terhadap enam orang pemuda yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Usut punya usut, mayoritas dari mereka merupakan pelajar SMA.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menjelaskan, saat ini pihaknya telah berhasil mengamankan 22 dari 25 orang pelaku yang terlibat dalam insiden pengeroyokan terhadap 6 orang pemuda tempo hari.

"Sat Reskrim Polres Garut telah berhasil mengamankan 22 dari 25 pelaku pengeroyokan. 3 di antaranya masih buron dan sedang kami lakukan pengejaran," ujar Niko kepada wartawan, Jumat, (7/8/2026).

Ironinya, kata Niko, dari 25 pelaku pengeroyokan itu, 23 di antaranya merupakan anak di bawah umur yang masih berstatus sebagai pelajar. Sedangkan 2 orang lainnya berusia 18 tahun.

"Yang paling muda berusia 13 tahun. Masih SMP. Mereka berasal dari beberapa SMP dan SMA yang ada di Garut. Mohon maaf tidak bisa saya sampaikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penyerangan terhadap sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di Garut dilakukan oleh sekelompok gerombolan bermotor. Kejadiannya berlangsung di Jalan KH. Anwar Musaddad, Tarogong Kaler, Garut, pada Minggu, (2/8) dini hari.

Aksi penyerangan yang dilakukan oleh berandalan bermotor ini sempat membuat geger warga Garut usai detik-detik aksi urakan mereka terekam oleh kamera pengawas, yang rekaman videonya kini beredar di media sosial.

Izin Videotron SixNine Padel Dibekukan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan perkembangan penanganan kasus penebangan 10 pohon secara ilegal di depan SixNine Padel, Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau. Setelah menyegel videotron, izin usaha untuk aktivitas media promosi luar ruang itu kini dibekukan.

"Secara perda, kami sudah memenuhi semua ketentuan. Setiap (penebangan) pohon didenda Rp 10 juta rupiah plus 100 bibit pohon. Nah, terbukti melalui BAP bahwa pelaku mengaku memotong pohon itu termotivasi untuk memberikan visibility atau daya lihat ruang visual kepada videotron-nya," kata Farhan, Jumat (7/8/2026).

"Bahwa ternyata pengelolaannya telah memotong pohon, terbukti melakukan pelanggaran estetika kota, maka videotron-nya kita segel dan proses perizinannya kita bekukan dulu," ungkapnya menambahkan.

Dalami Dugaan Keterlibatan Pengelola Padel

Berdasarkan hasil penelusuran, Farhan menyatakan perusahaan yang mengelola videotron dengan SixNine Padel berbeda. Namun demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan pengelola padel atas kasus penebangan pohon secara ilegal.

"Terpisah, PT yang mengelola videotron dengan PT yang mengelola padel terpisah. Nah, tetapi yang padel pun kami sekarang sedang melakukan pendalaman lagi untuk mengetahui apakah pengelola padel mengetahui dan menyetujui pemotongan tersebut," ucapnya.

"Jadi kita fokusnya di pemotongan nih. Serta kita akan memeriksa nanti sekelilingnya apakah perencanaan pembangunan tersebut sesuai dengan kaidah-kaidah eh tata ruang yang ada," tuturnya.

Farhan sempat ditanya soal pelaku penebangan pohon yang disebut dilakukan sub-kontraktor atau vendor SixNine Padel. Ia memastikan akan mendalami kembali penelusuran tersebut.

"Secara statusnya begitu (pelaku penebangan pohon vendor SixNine Padel). Tapi kan kita nanya subkontraktor siapa yang nyuruh? Nah, ini akan kita selidiki nanti lebih dalam," ungkapnya.

"Secara formal belum bisa diumumkan," pungkasnya.

KBM SDN 026 Bojongloa Kembali Normal Usai Digembok Ahli Waris

Aktivitas belajar di SDN 026 Bojongloa kembali normal. Setelah insiden ahli waris menggembok sekolah yang berlokasi di kawasan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung itu, siswa kini bisa belajar ke kelasnya masing-masing dengan lancar.

Pantauan detikJabar, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan datang langsung ke sekolah usai insiden penggembokan. Di sana, Farhan memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) harus kembali berjalan dengan normal tanpa terpengaruh dengan masalah sengketa lahan.

"Sekarang sudah biasa lagi, kedepan Insyaallah hasil koordinasi sama Pak Wali untuk menyelamatkan siswa," kata Kepala SD Negeri 026 Bojongloa, Agus Mohamad Fajari, Jumat (7/8/2026).

Rencananya kata Agus, proses belajar siswa SDN 026 Bojongloa akan direlokasi ke SDN 148 Cibaduyut. Opsi ini akan dimatangkan terlebih dahulu supaya tidak mendapat penolakan dari pihak manapun.

"Akan dipindahkan ke SDN 148 nanti secara bertahap. Kita akan rapat dulu dengan orang tua, kemudian orang tua disana juga (SDN 148) harus mengadakan rapat dulu, jadi supaya tidak terjadi penolakan," ungkapnya.

"Makanya untuk menghindari itu, kita sosialisasikan. Orang tua juga sebetulnya dari kemarin sudah disosialisasikan, apakah nanti akan ada pemindahan dulu atau apakah kita mau disini. Insyaallah hari Senin akan kita rapatkan kembali minimal perwakilan dari setiap kelas," tambahnya.

Selain itu, proses pengamanan juga bakal diperketat di SDN 026 Bojongloa. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya insiden penggembokan kembali.

"Tadi Pak Wali sudah mengatakan, dengan sekarang ini Pak Camat akan mengerahkan Satpol PP termasuk kepolisian untuk menjaga karena dikhawatirkan ada penggembokan lagi," pungkasnya.

Ancaman Sanksi ASN KBB yang Live TikTok Singgung Fee Proyek

YV, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) bikin heboh usai kedapatan siaran langsung atau live media sosial di jam dan tempat kerjanya.

Tak hanya itu, percakapan yang terekam dalam siaran langsung tersebut juga memicu perhatian lantaran menyinggung pembagian bayaran atau fee sebesar satu persen yang diduga berkaitan dengan pengurusan proyek. Dalam video yang beredar, terdengar ucapan IYP kepada seseorang.

Belakangan diketahui IYV merupakan staf di Bidang Binar Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB. Namun yang bersangkutan sedang diperbantukan sebagai asisten pribadi kepala dinas sejak beberapa waktu lalu.

"Betul IYV merupakan ASN berstatus PPPK di Dinas PUTR KBB. Dia staf di Bidang Bina Marga namun sedang diposisikan di sekretariat (asisten pribadi)," kata Plt Kepala Dinas PUTR KBB, Fauzan Azima saat ditemui, Jumat (7/8/2026).

Fauzan mengatakan IYV sudah dipanggil untuk klarifikasi terkait ulahnya melakukan siaran langsung di jam kerja. Saat ini yang bersangkutan sudah diberikan teguran dan terancam sanksi lainnya.

"Yang bersangkutan telah kami panggil dan klarifikasi kejelasan pemaksudannya. Untuk sanksi tentunya ada, bisa digeser penugasannya, nanti akan kita lihat secara keseluruhan. Sudah kita tegur," kata Fauzan.

Fauzan mengatakan yang bersangkutan mengakui telah melakukan siaran langsung di akun media sosial pribadinya. Namun dari pengakuannya, IYV menyebut ia live di luar jam kerja atau setelah jam kerja selesai.

"Jadi dia mengaku memang live di medsos pribadinya, tetapi informasi dari yang bersangkutan itu dilakukan di luar jam kerja jadi saat itu dia sudah pulang. Meskipun dilakukan di lokasi kerja atau di kantor Pemda KBB," kata Fauzan.

Lalu terkait fee yang disinggung oleh IYV saat live, hal itu disebut merupakan perbincangan antara yang bersangkutan dengan seorang temannya dalam konteks candaan tanpa ada keterkaitan dengan urusan kedinasan.

"Pada prinsipnya setelah dilakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan ini pembicaraan diantara sesama teman. Jadi beliau bercanda dengan temannya yang bernama Wicaksa terkait terkait dengan kepengurusan notaris di Kota Bandung," ujar Fauzan.

Halaman 2 dari 3
(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads