Legislator Sentil Sukabumi Krisis Sampah: Armada Minim-Wisata Terancam

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 31 Jul 2026 19:30 WIB
Pembersihan sampah di Pantai Palabuhanratu (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Kabupaten Sukabumi kini tengah bergelut dengan krisis sampah yang mengancam citranya sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Di balik pesona Pesisir Pelabuhanratu, persoalan lingkungan ini menjadi momok serius yang belum juga terurai akibat kendala teknis dan infrastruktur.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mengakui adanya hambatan besar dalam mengelola wilayah luas yang mencakup 47 kecamatan dan 386 desa. Keterbatasan jumlah armada angkut menjadi pemicu utama lambannya penanganan sampah di lapangan. Jika dibiarkan, kondisi ini dipastikan bakal menggerus kenyamanan wisatawan dan daya tarik daerah.

Situasi ini memantik reaksi keras dari Anggota Komisi VII DPR RI, Iman Adinugraha. Legislator asal daerah pemilihan Sukabumi tersebut mendesak pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus, terutama dalam alokasi anggaran infrastruktur kebersihan.

Iman mendorong Bupati dan legislatif daerah segera bersinergi memperbesar porsi APBD untuk sektor ini.

"Karena kalau kita ingin menjadi daerah wisata, tentu kebersihannya harus menjadi yang paling utama," tegas Iman kepada detikJabar, Jumat (31/7/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan target ambisius yang menuntut gerak cepat daerah.

"Kata Presiden kemarin, 2027 harus sudah tidak ada tumpukan-tumpukan sampah," kata Iman.

Menurutnya, peningkatan infrastruktur adalah solusi mutlak untuk keluar dari zona merah kebersihan. "Ya, kita krisis sampah, maka dari itu, mungkin ke depan APBD Kabupaten Sukabumi untuk diperbesar di infrastruktur bagaimana kita menangani sampah ini," lanjutnya.

Di sisi lain, upaya swadaya mulai bermunculan untuk menambal keterbatasan sarana pemerintah. Sebanyak 750 orang dari berbagai elemen masyarakat bersama kader Partai Demokrat menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Pelabuhanratu. Gerakan bertajuk 'Indonesia Asri Langit Biru' ini diinisiasi oleh AHY dalam rangka memperingati HUT ke-25 partai tersebut.

Meski mengapresiasi aksi tersebut, Iman menekankan bahwa kebersihan tidak boleh hanya menjadi seremoni sesaat. Ia ingin aksi ini bertransformasi menjadi kebiasaan kolektif.

"Dan ini jangan hanya di sini saja. Kalau bisa menjadi gerakan rutin, budaya. Kalau sudah menjadi gerakan rutin kan akan menjadi budaya," ujar Iman.

Ia pun membandingkan kedisiplinan warga di negara maju dengan kondisi domestik yang masih memerlukan edukasi berkelanjutan.

"Kalau kita pergi ke luar negeri, ya ke Australia atau ke mana, saya melihat masyarakatnya sudah tertib semua membuang sampah pada tempatnya. Nah, masyarakat kita harus dibangkitkan, harus diedukasi agar mereka membudayakan membuang sampah pada tempatnya," tuturnya.

Persoalan sampah di Sukabumi kini berada di persimpangan jalan. Keberhasilannya bergantung pada kolaborasi antara intervensi anggaran pemerintah untuk pengadaan armada dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan secara konsisten.



Simak Video "Menikmati Keseruan Main River Tubing di Sungai Cilumpang, Sukabumi "

(sya/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork