Satpam Jatiluhur di Mata Sang Putra: Fans Liverpool yang Selalu Ada

Satpam Jatiluhur di Mata Sang Putra: Fans Liverpool yang Selalu Ada

Dian Firmansyah - detikJabar
Rabu, 29 Jul 2026 14:54 WIB
Anak satpam Jatiluhur yang tewas terborgol
Anak satpam Jatiluhur yang tewas terborgol (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Kepergian Sumarna (42), petugas keamanan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang ditemukan tak bernyawa di kawasan Waduk Jatiluhur, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Gerald Surya Pratama (17), putra sulung korban, mengenang ayahnya sebagai sosok bersahaja yang sangat mencintai keluarga.

Bagi Gerald, kasih sayang sang ayah tidak diukur dari kemewahan, melainkan dari kehadiran dan momen-momen sederhana yang mereka habiskan bersama di rumah.

"Setiap hari suka ngajak ngobrol, suka nonton bola bareng juga," tutur Gerald saat ditemui di rumah duka, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerald menceritakan bahwa ayahnya jarang membawa urusan pekerjaan ke rumah. Sumarna lebih memilih mencurahkan perhatiannya untuk Gerald dan adiknya, Syakila Ratu Calista (9). Momen makan bersama, menghadiri acara keluarga, hingga perjalanan ke Bandung kini menjadi kenangan berharga yang tak akan terulang.

ADVERTISEMENT

Kecintaan Sumarna pada sepak bola bahkan tercermin dari nama sang putra. "Suka ajak jalan-jalan, makan, nonton bola bareng. Ayah sukanya Liverpool, makanya nama saya nama pemain Liverpool," katanya.

Meski Gerald sudah duduk di bangku SMK, Sumarna tetap rutin mengantarkannya ke sekolah setiap pagi sebelum tragedi ini terjadi. Perhatian kecil dalam rutinitas harian itulah yang dirasakan Gerald sebagai bentuk kasih sayang paling nyata.

Terkait tawaran dari pihak PJT II bagi anggota keluarga untuk bekerja di perusahaan tersebut, Gerald mengaku belum tertarik. Ia memilih untuk menentukan arah masa depannya sendiri di luar perusahaan tempat ayahnya bekerja.

"Belum, enggak di PJT," kata Gerald singkat.

Hingga saat ini, penyebab kematian Sumarna masih menjadi misteri. Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026). Pihak kepolisian pun masih terus melakukan penyelidikan intensif.

Gerald dan keluarga berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan agar pihak yang bertanggung jawab segera terungkap.

"Semoga Bapak tenang di sana, semoga jadi ahli surga. Semoga cepat terungkap juga siapa pelakunya, biar tahu siapa yang melakukan," tutup Gerald penuh harap.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads