Layang-layang Ganggu Perjalanan Whoosh, Sempat Terhenti di Cimahi

Layang-layang Ganggu Perjalanan Whoosh, Sempat Terhenti di Cimahi

Whisnu Pradana - detikJabar
Minggu, 19 Jul 2026 17:17 WIB
Kereta Cepat Whoosh Berhenti di Cimahi karena gangguan layang-layang
Kereta Cepat Whoosh Berhenti di Cimahi karena gangguan layang-layang (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Kereta Cepat Whoosh terlihat berhenti tepatnya di titik Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Rangkaian Kereta Cepat Whoosh yang berhenti terlihat dari kejauhan.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti mengatakan KA G1039 relasi Halim-Tegalluar Summarecon itu berhenti di KM 117 di antara Stasiun Padalarang dan Tegalluar Summarecon pada 16.11 WIB untuk penanganan layang-layang.

"Betul, sedang ada penanganan benda asing berupa layang-layang yang masuk ke jalur sehingga mengganggu laju kereta cepat," kata Emir saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah dilakukan persiapan pengamanan, petugas melakukan penanganan selama sekitar empat menit, yakni pada 16.15-16.19 WIB. Setelah penanganan selesai, KA G1039 kembali berjalan pada pukul 16.24 WIB.

ADVERTISEMENT

"Penanganan berlangsung tidak terlalu lama setelah petugas mematikan seluruh jaringan listrik. Pukul 16.24 KA Whoosh sudah berjalan kembali," kata Emir.

Ia mengatakan gangguan layang-layang kian kerap terjadi dalam beberapa pekan belakangan. Gangguan perjalanan Whoosh akibat layang-layang paling banyak terjadi di sepanjang jalur dari Padalarang sampai Bandung.

"Padahal baru beberapa hari kami mengunggah soal penanganan gangguan layang-layang, saat ini sudah terjadi lagi. Intesitasnya memang agak meningkat, paling banyak terjadi di daerah Cimahi-Padalarang," kata Emir.

Emir mengingatkan masyarakat agar tidak bermain layang-layang dalam radius minimal 3 kilometer di sisi kanan dan kiri jalur operasional Whoosh. Layang-layang yang putus dan terbawa angin berpotensi tersangkut pada jaringan listrik aliran atas atau Overhead Catenary System (OCS) yang menjadi sumber tenaga utama operasional Whoosh.

Jaringan tersebut menggunakan tegangan tinggi sehingga layang-layang atau benang yang tersangkut dapat merusak jaringan listrik aliran atas maupun pantograf kereta yang berfungsi mengambil daya listrik selama perjalanan.

"Dampaknya tidak hanya berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan, tetapi juga menyebabkan gangguan operasional dan keterlambatan perjalanan yang berdampak pada ribuan penumpang," kata Emir.

Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat kejadian ini. Langkah penanganan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh.

"KCIC juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur Whoosh karena dapat membahayakan operasional kereta cepat dan keselamatan perjalanan," kata Emir.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads