Rumor seputar pemain yang diincar Persib Bandung terus bergulir liar. Kini, salah satu nama yang menguat adalah Cahya Supriadi.
Kiper yang musim lalu bermain untuk PSIM Yogyakarta itu kabarnya masuk radar incaran Persib. Ia diplot untuk menambah deretan kiper berkualitas di skuad 'Maung Bandung'.
Baca juga: Mariano Peralta Diumumkan Persib Sore Ini? |
Persib sendiri musim lalu lebih banyak mengandalkan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang. Sedangkan kiper asal Wales, Adam Przybek, hanya sekali dimainkan di Super League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adam bahkan dicoret dari tim pada putaran kedua. Ia hanya didaftarkan untuk tampil di AFC Champions League Two (ACL 2) 205/2026 dan itu pun tidak bermain.
Alhasil, Teja benar-benar sangat diandalkan. Hanya sesekali Persib memainkan kiper muda Fitrah Maulana.
Kini, jelang musim baru, Persib dikabarkan tengah memburu kiper baru. Sebab, sangat riskan untuk terus mengandalkan Teja sebagai kiper utama.
Terlebih, Persib akan tampil di empat ajang sekaligus. Sehingga, butuh komposisi kiper mumpuni untuk bisa bergiliran menjaga gawang Persib.
Cahya Supriadi pun muncul jadi salah satu nama yang rumornya diincar Persib. Apalagi, secara kualitas, kemampuan Cahya tak perlu diragukan.
Ia merupakan langganan Timnas Indonesia U-18, U-19, U-20, U-22, dan U-23. Bahkan, ia kini termasuk salah satu pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali di bawah arahan pelatih John Herdman.
Cahya sendiri saat ini baru berusia 23 tahun. Meski begitu, kemampuan dan pengalamannya bisa sangat diandalkan.
Musim lalu, ia termasuk salah satu kiper lokal yang bersinar di Super League 2025/2026. Ia tampil dalam 32 laga dengan 2.880 menit bermain. Catatannya, ia keboboan 42 kali dan 9 kali nirbobol.
Cahya Supriadi. (Foto: Dok. Ileague) |
Asli Karawang, Didikan Persija
Cahya sendiri merupakan pria asal Karawang, Jawa Barat. Meski begitu, ia ditempa oleh tim rival, yaitu Persija Jakarta.
Ia dulu ditempat Persija Jakarta Youth dalam kurun 2018-2020 yang bernaung di bawah Persija Development. Pada 2020, ia naik ke Persija U-18.
Setelah itu, ia promosi ke tim senior Persija pada 2021. Namun, ia sangat minim mendapatkan kesempatan bermain.
Cahya lalu hengkang ke Bekasi City yang bermain di kasta kedua. Ia berada di sana selama setahun, dari 2024 hingga 2025.
Di situ kemampuan dan mentalnya benar-benar ditempat. Menit bermain pun banyak didapatkannya.
Ia kemudian hengkang ke PSIM Yogyakarta pada 2025. Di sini, kemampuannya makin 'menjadi-jadi'.
Cahya langsung menjelma jadi kiper utama. Ia turut membantu PSIM menempati peringkat ke-11 klasemen akhir.
Kini, Cahya dirumorkan diincar Persib. Namun, ia terikat kontrak dengan PSIM hingga pertengahan 2028. Hal itu membuat Persib besar kemungkinan harus mengeluarkan biaya transfer jika ingin merekrutnya.
Kabarnya, komunikasi awal sudah dilakukan Persib dengan pihak-pihak terkait. Namun, sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Persib maupun Cahya dan PSIM.
Lantas, akankah Cahya berlabuh ke Persib? Menarik untuk ditunggu!

